Jakarta, Komunitastodays.co, – Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan dialog membangun semangat cinta seni dan budaya yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Jakarta Barat di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang dibuka Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, menghadirkan dua narasumber, yakni Arul Kusumawijaya dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri dengan materi “Merajut Nasionalisme Melalui Seni dan Budaya”, serta akademisi Usmar Ismail yang membawakan materi “Seni dan Budaya sebagai Perekat Identitas Bangsa”.
Kepala Suban Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan, menjelaskan bahwa peserta kegiatan berasal dari delapan unsur yang terdiri atas lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan, dan unsur lainnya. Masing-masing unsur mengirimkan 10 orang perwakilan.
Menurut Tumpal, dialog tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya rasa cinta terhadap seni dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di tengah keberagaman.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh perilaku dan budi pekerti masyarakat yang menjunjung semangat keberagaman seni dan budaya dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, membacakan sambutan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, kegiatan dialog menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antara organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, lembaga masyarakat, dan unsur lainnya dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, khususnya Suban Kesbangpol Jakarta Barat.
“Terima kasih kepada seluruh peserta atas kehadiran dan partisipasinya. Kegiatan ini menjadi wadah yang baik untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta semangat kebangsaan melalui seni dan budaya,” kata Firmanudin.
Melalui dialog tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap seni dan budaya dapat terus menjadi sarana memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. (Farid H)









