Wali Kota Jakarta Barat Terima Audiensi Pemuda Pelopor, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 10 Jun 2026 20:37 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Terima Audiensi Pemuda Pelopor, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan


 Wali Kota Jakarta Barat Terima Audiensi Pemuda Pelopor, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Perbesar

Jakarta, Komunitastodays.co, – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menerima audiensi dan silaturahmi para perwakilan Pemuda Pelopor Jakarta Barat di Ruang Tamu Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Iin Mutmainnah menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan inovasi yang telah ditunjukkan para pemuda pelopor dalam berbagai bidang. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Pemuda memiliki energi, ide, dan semangat yang luar biasa. Karena itu, kami sangat mengapresiasi berbagai inovasi dan kegiatan sosial yang dilakukan para Pemuda Pelopor. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Rizky, Pemuda Pelopor 2026 Bidang Pendidikan tingkat Provinsi DKI Jakarta asal Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya lebih banyak pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, kesehatan, serta pengembangan soft skill.

Rizky mengungkapkan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan menjadi langkah penting dalam membangun karakter dan kepedulian sosial.

“Ke depan, kami ingin semakin banyak anak muda yang terlibat aktif dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, kami optimistis dapat menciptakan perubahan yang lebih baik,” katanya.

Muhammad Rizky tercatat sebagai satu-satunya finalis asal Jakarta Barat yang berhasil meraih predikat terbaik Pemuda Pelopor tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Saat ini, ia memimpin 108 relawan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Serang, serta aktif menginisiasi berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Hendra Warsito, Alumni Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Nasional Tahun 2024, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam pengembangan potensi generasi muda.

Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya pemuda-pemuda inspiratif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

Audiensi tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Jakarta Barat dan para pemuda pelopor dalam mendorong lahirnya berbagai program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wali Kota Jakarta Barat dalam kegiatan tersebut, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Barat, Depika Romadi, Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya, serta Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Joko Suparno.(FM)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi Pers dan Perbankan: PWI Jaya-Bank Jakarta Dorong Karya Jurnalistik Edukatif

10 June 2026 - 20:16 WIB

Festival Dekorasi Kampung Betawi di Rawa Belong Angkat Kearifan Lokal dan Dorong Ekonomi Budaya Warga

10 June 2026 - 19:09 WIB

Truk Terguling di Flyover Pesing, Sudis Gulkarmat Jakbar Bersihkan Tumpahan Solar dan Oli

10 June 2026 - 19:05 WIB

80 Peserta Ikuti Dialog Cinta Seni dan Budaya di Jakarta Barat

10 June 2026 - 19:00 WIB

Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja

10 June 2026 - 18:55 WIB

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisi han Hubungan Industrial Jakarta, Komunitastodays.co, — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit merupakan sarana penting dalam mencegah perselisihan hubungan industrial melalui penguatan komunikasi dan dialog antara pekerja dan pengusaha di tempat kerja. “LKS Bipartit hadir sebagai forum komunikasi dan konsultasi yang berfungsi memecahkan persoalan ketenagakerjaan secara dini sekaligus menciptakan ketenangan bekerja. Karena itu, LKS Bipartit tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif perusahaan,” kata Afriansyah. Afriansyah menyampaikan hal tersebut saat membuka Webinar Sharing Session bertajuk “Menuju Hubungan Industrial Bebas Konflik melalui LKS Bipartit” yang diselenggarakan secara daring, Selasa (9/6/2026). Berdasarkan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), hingga April 2026 tercatat sebanyak 28.236 LKS Bipartit telah terbentuk di berbagai pe rusahaan di Indonesia. Keberadaan forum tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat dialog sosial dan membangun hubungan industrial yang harmonis. Afriansyah mengatakan, berbagai perselisihan hubungan industrial umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Perselisihan sering kali berawal dari komunikasi yang tersendat, aspirasi yang tidak tersampaikan, atau kebijakan perusahaan yang belum dipahami secara utuh oleh para pihak. “LKS Bipartit berperan sebagai ruang dialog awal, ruang klarifikasi, sekaligus mekanisme deteksi dini terhadap potensi persoalan di tingkat perusahaan,” ujarnya. Menurutnya, apabila forum tersebut berfungsi dengan baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan sebelum berkembang menjadi perselisihan terbuka. Aspirasi pekerja dapat didengar lebih awal, sementara perusahaan memiliki ruang untuk menjelaskan kebijakan dan kondisi usaha secara terbuka sehingga solusi dapat dicari bersama. Ia menambahkan, semangat dialog dan musyawa rah tersebut sejalan dengan nilai-nilai Hubungan Industrial Pancasila yang terus didorong penerapannya di lingkungan kerja. “Kehadiran pemerintah dalam hubungan industrial bukan untuk memenangkan salah satu pihak, melainkan memastikan ruang dialog tetap terbuka, hak-hak pekerja terlindungi, dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” tegas Afriansyah. Melalui webinar ini, ia berharap pemahaman mengenai LKS Bipartit tidak berhenti pada aspek pemenuhan regulasi, tetapi berkembang menjadi praktik nyata yang dijalankan secara aktif dan dipercaya oleh pekerja maupun pengusaha. Dengan demikian, potensi perselisihan dapat dikenali, dibicarakan, dan diselesaikan sejak dini demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.(David)

10 June 2026 - 18:37 WIB

Trending di Berita