Pesawat Pengangkut 442 Jemaah Haji Diancam Bom, TNI AU Lanud Soewondo Kerahkan Kekuatan Penyelamatan Penuh - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 18 Jun 2025 19:55 WIB

Pesawat Pengangkut 442 Jemaah Haji Diancam Bom, TNI AU Lanud Soewondo Kerahkan Kekuatan Penyelamatan Penuh


 Pesawat Pengangkut 442 Jemaah Haji Diancam Bom, TNI AU Lanud Soewondo Kerahkan Kekuatan Penyelamatan Penuh Perbesar

Medan, Komunitastodays,- Satuan TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, dikerahkan secara penuh dalam merespons insiden pendaratan darurat pesawat Saudia Airlines SVA-5276 yang mengangkut 442 jamaah haji asal Embarkasi Depok dan Bekasi di Bandara Internasional Kualanamu.

Pesawat yang terbang dari Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini dialihkan ke Bandara Kualanamu berhasil mendarat dengan selamat pukul 10.44 WIB, adanya informasi dugaan ancaman bom saat mengudara. Selasa (17/6/2025).

Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Nav Sonni Benny Simanjuntak, M.Si. (Han)., memimpin langsung koordinasi taktis di lapangan bersama unsur TNI lainnya, Polri, otoritas bandara, Bea Cukai, Imigrasi, KKP, manajemen bandara, Basarnas, serta instansi terkait lainnya untuk mendukung proses evakuasi penumpang, sterilisasi pesawat, dan pengamanan area bandara.

Operasi penanganan dilakukan secara terpadu, cepat, dan sesuai dengan protap keamanan penerbangan sipil dalam kondisi darurat.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke terminal kedatangan internasional, dan pemeriksaan kargo serta bagasi dilakukan secara menyeluruh hingga dinyatakan steril pukul 19.58 WIB.

“Ini adalah situasi yang memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kami telah menerapkan prosedur keamanan maksimum dan memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi aman,” ujar Danlanud Soewondo.

Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Satuan Kopasgat, termasuk tim Gegana dan tim Jihandak langsung menyisir pesawat untuk memastikan tidak ada ancaman nyata.

Pihak kepolisian Bareskrim masih mendalami sumber dan kebenaran informasi ancaman bom tersebut, karena informasi yang didapat email dikirim dari luar negeri.

TNI AU, melalui Lanud Soewondo menegaskan kesiapsiagaannya dalam menghadapi setiap potensi ancaman terhadap keamanan nasional. Penanganan cepat, terukur, dan kolaboratif ini menjadi wujud nyata implementasi semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).(AVID/rel)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

1 May 2026 - 16:27 WIB

Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi

1 May 2026 - 13:38 WIB

Dibawah Guyuran Hujan, Kasad Lantik 1.202 Perwira Remaja Diktukpa TNI AD Gelombang I TA 2026

1 May 2026 - 13:22 WIB

Pemkot Jakbar Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset PLN, Perkuat Pengamanan Aset Negara

1 May 2026 - 13:18 WIB

Diduga Aktivitas Cut and Fill Tanpa Koordinasi, Kelurahan Kabil Pertanyakan Legalitas PT Perambah Batam Expresco

1 May 2026 - 13:14 WIB

PWI Pokja Wali Kota Jakarta Timur Resmi Dikukuhkan, Kolaborasi Media-Pemerintah Kian Solid

30 April 2026 - 21:33 WIB

Trending di Berita