Dua Rumah Warga Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah · 20 Mar 2025 11:45 WIB

Dua Rumah Warga Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta


 Dua Rumah Warga Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta Perbesar

Purwakarta, Komunitastodays, – Dua unit rumah warga yang terletak di Perumahan Dian Anyer, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, mengalami kerusakan berat akibat bencana pergerakan tanah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Salah satu rumah milik keluarga Radian bahkan ambruk total, sementara rumah milik Fauzan juga mengalami kerusakan parah. Saat ini, kedua rumah tersebut sedang dipantau secara intensif oleh pemerintah daerah setempat.

Dari pantauan awak media, Fauzan, salah satu pemilik rumah yang terdampak, mengungkapkan bahwa retakan pada dinding rumahnya mulai terasa sejak pekan lalu, ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. “Pekan lalu sudah terlihat retak-retak di dinding rumah, tetapi kecil. Semakin hari, retakannya semakin besar, dan puncaknya tadi malam sekitar pukul 01.30 WIB, pintu rumah sudah tidak bisa dibuka, dan terdengar suara retakan keras saat saya tendang,” ujarnya kepada awak media, Selasa (18/3/2025).

Fauzan juga menceritakan bahwa suara retakan terus terdengar hingga pagi hari, bersamaan dengan pergerakan tanah yang semakin kuat. Untuk mendokumentasikan pergerakan tersebut, ia merekamnya setiap dua menit. Menurutnya, bencana ini diduga disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Purwakarta dalam sepekan terakhir. “Kemungkinan karena intensitas hujan yang tinggi, air masuk ke tanah yang sudah retak, sehingga pergerakan tanah semakin parah,” jelasnya.

Sebelumnya, warga setempat telah berupaya memperbaiki saluran drainase di sekitar pasar bawah, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. “Kami sudah berusaha memperbaiki saluran drainase, sudah dinormalisasi, tetapi pergerakan tanah tetap terjadi,” ungkap Fauzan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta juga telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. “Minggu lalu sudah diberikan bronjong dan terpal, dan hari ini bantuan kembali disalurkan kepada warga terdampak,” tambah Fauzan.

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang langsung meninjau lokasi bencana, mengatakan bahwa langkah pertama adalah melakukan evakuasi warga untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut. “BPBD bersama pihak terkait akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti bencana pergerakan tanah ini,” ujarnya.

Abang Ijo juga menjelaskan bahwa salah satu faktor utama adalah aliran air saat hujan deras yang berfokus di lokasi tersebut. Ia menekankan pentingnya saluran drainase yang tepat dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) yang kuat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Sebagai tindak lanjut, sudah diajukan pembangunan kembali dan semoga Bapak Bupati segera merealisasikan hal ini,” harapnya.

Selain merusak rumah warga, pergerakan tanah ini juga mengancam lokasi pasar yang berada di belakang rumah yang terdampak. Demi menjaga keselamatan warga, Wakil Bupati Purwakarta mengumumkan bahwa aktivitas di pasar bawah akan dihentikan sementara, mengingat pasar tersebut mengalami penurunan tanah yang cukup parah. “Sementara ini, pasar bawah akan ditutup demi keselamatan warga,” tandasnya.

(Sumantor Manalu)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 May 2026 - 13:32 WIB

Diduga Aktivitas Cut and Fill Tanpa Koordinasi, Kelurahan Kabil Pertanyakan Legalitas PT Perambah Batam Expresco

1 May 2026 - 13:14 WIB

Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

30 April 2026 - 10:47 WIB

Koordinator PMKRI Wilayah Riau-Kepri, Soroti Status Lahan Montigo Resort Yang Diduga Berada Dikawasan Hutan Lindung

24 April 2026 - 15:50 WIB

Pemkot Jakbar Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

24 April 2026 - 13:06 WIB

Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi

23 April 2026 - 19:27 WIB

Trending di Daerah