Bakti Sosial TNI Ke 78 Kodim 0503/JB Bersama Tokoh Agama Adakan Khitanan di Vihara Hemadhiro Mettavati - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan · 22 Oct 2023 18:40 WIB

Bakti Sosial TNI Ke 78 Kodim 0503/JB Bersama Tokoh Agama Adakan Khitanan di Vihara Hemadhiro Mettavati


 Bakti Sosial TNI Ke 78 Kodim 0503/JB Bersama Tokoh Agama Adakan Khitanan di Vihara Hemadhiro Mettavati Perbesar

Jakarta, Komunitastodays, – Kodim 0503/JB di HUT TNI ke 78 mengadakan bakti sosial khitanan massal di Vihara Hemadhiro Mettavati, Kapuk, Jakarta Barat, Minggu (22/10/2023).

Bakti sosial, sebanyak 50 anak anak warga Cengakreng di khitan massal.

Kegiatan ini dalam rangka HUT TNI ke 78, Dan TNI bersama rakyat untuk membangun sinergitas hubungan yang dekat bersama tokoh agama dan rakyat,” kata Dandim 0503/JB Letkol Inf. Eko SyahPutra Siregar.

Lebih jelasnya, Eko Syah Putra Siregar, Kegiatan ini harapan saya terus berlanjut, karena dengan kegiatan ini TNI telah memberikan pelayanan baktinya kepada rakyat, Dan semoga anak anak kita hari ini yang mengikuti khitanan dapat kelancaran dan cepat sehat.

Dandim 0503 Jakarta Barat juga mengucapkan terima kasih kepada panitia atas selenggaranya acara kegiatan bakti sosial.

Ketua yayasan Vihara Hemadhiro Mettavati Romo Asun Gotama, mengatakan ini adalah acara yang rutin diselenggarakan semoga peserta khitanan senang dan terbantu dengan adanya acara ini.

Sumiati, (56) warga Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat yang mengantarkan anaknya untuk di khitan mengucapkan terima kasih kepada TNI.

” Terima kasih kepada TNI yang telah mengadakan Khitanan Massal, sehingga anak saya bisa dikhitan, semoga TNI selalu bersama rakyat,” ujarnya.

Tidak terlepas dari kegiatan tersebut peserta khitan massal diberikan bingkisan, kain sarung, peci dan Tshirt. (Riko/red)

Artikel ini telah dibaca 6,413 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisi han Hubungan Industrial Jakarta, Komunitastodays.co, — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit merupakan sarana penting dalam mencegah perselisihan hubungan industrial melalui penguatan komunikasi dan dialog antara pekerja dan pengusaha di tempat kerja. “LKS Bipartit hadir sebagai forum komunikasi dan konsultasi yang berfungsi memecahkan persoalan ketenagakerjaan secara dini sekaligus menciptakan ketenangan bekerja. Karena itu, LKS Bipartit tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif perusahaan,” kata Afriansyah. Afriansyah menyampaikan hal tersebut saat membuka Webinar Sharing Session bertajuk “Menuju Hubungan Industrial Bebas Konflik melalui LKS Bipartit” yang diselenggarakan secara daring, Selasa (9/6/2026). Berdasarkan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), hingga April 2026 tercatat sebanyak 28.236 LKS Bipartit telah terbentuk di berbagai pe rusahaan di Indonesia. Keberadaan forum tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat dialog sosial dan membangun hubungan industrial yang harmonis. Afriansyah mengatakan, berbagai perselisihan hubungan industrial umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Perselisihan sering kali berawal dari komunikasi yang tersendat, aspirasi yang tidak tersampaikan, atau kebijakan perusahaan yang belum dipahami secara utuh oleh para pihak. “LKS Bipartit berperan sebagai ruang dialog awal, ruang klarifikasi, sekaligus mekanisme deteksi dini terhadap potensi persoalan di tingkat perusahaan,” ujarnya. Menurutnya, apabila forum tersebut berfungsi dengan baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan sebelum berkembang menjadi perselisihan terbuka. Aspirasi pekerja dapat didengar lebih awal, sementara perusahaan memiliki ruang untuk menjelaskan kebijakan dan kondisi usaha secara terbuka sehingga solusi dapat dicari bersama. Ia menambahkan, semangat dialog dan musyawa rah tersebut sejalan dengan nilai-nilai Hubungan Industrial Pancasila yang terus didorong penerapannya di lingkungan kerja. “Kehadiran pemerintah dalam hubungan industrial bukan untuk memenangkan salah satu pihak, melainkan memastikan ruang dialog tetap terbuka, hak-hak pekerja terlindungi, dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” tegas Afriansyah. Melalui webinar ini, ia berharap pemahaman mengenai LKS Bipartit tidak berhenti pada aspek pemenuhan regulasi, tetapi berkembang menjadi praktik nyata yang dijalankan secara aktif dan dipercaya oleh pekerja maupun pengusaha. Dengan demikian, potensi perselisihan dapat dikenali, dibicarakan, dan diselesaikan sejak dini demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.(David)

10 June 2026 - 18:37 WIB

Jakarta Barat Gencarkan Penertiban Parkir Liar, Ratusan Motor Ditindak OCP

10 June 2026 - 12:17 WIB

Kasad Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Budaya dan Mempererat Persaudaraan

9 June 2026 - 21:46 WIB

Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad Gelar Tradisi Penyambutan Macan Kumbang 47

9 June 2026 - 21:35 WIB

Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja

9 June 2026 - 21:19 WIB

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

9 June 2026 - 12:15 WIB

Trending di Berita