KM Mutiara Ferindo I Kandas di Perairan Pulau Tabuhan, 13 Truk Sapi Terlantar - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah · 1 May 2025 18:09 WIB

KM Mutiara Ferindo I Kandas di Perairan Pulau Tabuhan, 13 Truk Sapi Terlantar


 KM Mutiara Ferindo I Kandas di Perairan Pulau Tabuhan, 13 Truk Sapi Terlantar Perbesar

Mataram, Komunitastodays, – Kapal KM Mutiara Ferindo I milik PT Mutiara Ferindo Internusa yang melayani rute Gili Mas – Tanjung Wangi Banyuwangi mengalami insiden kandas di perairan Pulau Tabuhan pada Selasa siang, 29 April 2025. Kapal yang mengangkut penumpang dan truk bermuatan ternak itu terpaksa dikandaskan akibat kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah laut.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.25 WIB, saat kapal berada di titik koordinat 114°27’52” BT dan 8°02’21” LS. Dalam kondisi cuaca buruk dan arus laut yang kencang, Kapten Heru yang memimpin pelayaran mengambil keputusan cepat dengan mengandaskan haluan kapal untuk mencegah kapal terbawa arus lebih jauh.

Pukul 15.00 WIB, kru kapal menurunkan jangkar dan menyalakan mesin darurat sebagai sumber penerangan sambil menunggu kedatangan kapal pengisi BBM (SPOB). Namun, kapal bantuan belum dapat mendekat akibat kedangkalan perairan di sekitar lokasi kandas.

Insiden ini menimbulkan keresahan di kalangan penumpang, khususnya para sopir truk. Mereka menolak membongkar muatan jika belum menerima kompensasi atas keterlambatan dan kerugian yang ditimbulkan. Sebanyak 13 truk bermuatan sapi berada dalam kondisi rawan, dengan laporan satu ekor sapi mati akibat stres selama tertahan di kapal.

Ketua Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi Bima Indonesia, Furkan Sangiang, menyayangkan insiden ini dan mendesak adanya evaluasi menyeluruh.

“Kejadian ini sangat merugikan peternak. Harus dilakukan evaluasi supaya tidak terjadi lagi ke depan,” ujarnya pada Rabu, 30 April 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pelindo maupun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gili Mas. Namun, menurut informasi dari Furkan, KM Mutiara Ferindo I telah berhasil melakukan pengisian ulang BBM dan mulai dievakuasi.

“Infonya sudah terevakuasi. Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman ASDP yang telah membantu kami. Mari kita saling perbaiki supaya lebih baik ke depannya,” pungkasnya.(DVD)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kunjungi Nagrek dan Tasikmalaya, Bamsoet Apresiasi Jawa Barat Tunjukkan Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Dunia

20 June 2026 - 17:25 WIB

Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

8 June 2026 - 17:36 WIB

Kemnaker Matangkan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Jelang ILC ke-114

29 May 2026 - 07:34 WIB

Babi Hutan Bikin Resah dan Gagal Panen, Bamsoet dan Ketua Umum Perbakin Banten Turun Berburu Tekan Populasi Babi Hutan yang Rugikan Petani

23 May 2026 - 15:51 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

16 May 2026 - 00:08 WIB

Acara Tradisi Penyambutan Warga Baru Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad

12 May 2026 - 22:37 WIB

Trending di Berita