Polsek Percut Sein Tuan Tangkap Pelaku Keributan di Jalan Gelatik 11 - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah ยท 18 Jan 2023 17:47 WIB

Polsek Percut Sein Tuan Tangkap Pelaku Keributan di Jalan Gelatik 11


 Polsek Percut Sein Tuan Tangkap Pelaku Keributan di Jalan Gelatik 11 Perbesar

Medan,Komunitastodays,-Polsek Percut Sei Tuan mengamankan 6 pelaku keributan antar warga di Jalan Gelatik 11 samping Gereja Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (17/1/2023) malam.

Ke enam pelaku itu, Tigor Saputra Hutabarat (40), Perdana Zulkarnaen (45) Satriawan Yakub (15), Rahma Gideon (16),Ridho Afruanza Sitorus (17) dan Daniel Yakub (18), merupakan warga Jalan Gelatik Kelurahan Kenanga Baru Kecamatan Percut Sei Tuan.

Keributan antar warga pertama kali diketahui saat personil Percut Sei Tuan mendapat informasi telah terjadi keributan antar warga di Jalan Gelatik 11 yang mengakibatkan korban, Budi Herman Tanjung (40) warga Jalan Denai Gang Samin, Kelurahan Tegal Sari Mandala 3 Kecamatan Medan Denai, mengalami luka bacok pada bagian kepala dan dirawat ke Rs Haji kemudian dirujuk ke Rs Pirngadi Medan.

Personil yang mengetahui adanya keributan itu langsung menuju lokasi dibawah pimpinan Kanit reskrim Iptu Japri Simamora.

Menurut keterangan saksi, Rangga Fadilah, kejadian berawal saat ia sedang berjualan di warung Ikan Bakar Andeh Pipit di Jalan Denai depan Swalayan Maju Bersama, sekitar pukul 21:00 wib.

Tiba tiba ada 3 orang melempari jualan korban. Menurutnya pelaku yang melempari jualanya adalah Satria anak dari Perdana.

Bersama saksi Rangga Fadilla, Suhendra, Alwi Pratama dan korban, Budi Herman Tanjung langsung mengejar ke rumah, Perdana di Jalan Gelatik 11 samping Gereja Kelurahan Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan dan bertemu dengan Satria, Daniel dan Rahma.

Lalu saksi menanyakan siapa yang melempar kedai jualan namun ketiga orang tersebut tidak mengaku dan terjadi perkelahian antara saksi dan Satria.

Pada saat saksi dan Satria berkelahi Satria berteriak memanggil ayahnya. Mendengar jeritan anaknya, Perdana bersama Putra yang saat itu ada di rumah keluar dengan membawa pisau tajam dan linggis.

Perdana lalu mengejar korban, hendak membacoknya namun dihalangi oleh Suhendra. Kemudian pisau yang dipegang oleh Perdana diambil oleh Putra yang langsung mengejar Budi hingga terjatuh. Putra langsung membacok kepala korban hingga mengenai bagian kening sebelah kiri.

Dengan barang bukti, batubata, jam tangan, sepasang sendal, linggis dan pisau keenam pelaku diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan.(AVID/R)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 May 2026 - 13:32 WIB

Diduga Aktivitas Cut and Fill Tanpa Koordinasi, Kelurahan Kabil Pertanyakan Legalitas PT Perambah Batam Expresco

1 May 2026 - 13:14 WIB

Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

30 April 2026 - 10:47 WIB

Koordinator PMKRI Wilayah Riau-Kepri, Soroti Status Lahan Montigo Resort Yang Diduga Berada Dikawasan Hutan Lindung

24 April 2026 - 15:50 WIB

Pemkot Jakbar Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

24 April 2026 - 13:06 WIB

Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi

23 April 2026 - 19:27 WIB

Trending di Daerah