Balai KSDA Yogyakarta Bersama Mitra Translokasikan 5 Raptor ke TNGHS - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah · 26 Mar 2022 16:05 WIB

Balai KSDA Yogyakarta Bersama Mitra Translokasikan 5 Raptor ke TNGHS


 Balai KSDA Yogyakarta Bersama Mitra Translokasikan 5 Raptor ke TNGHS Perbesar

Yogya,Komunitastodays,- Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta bersama bersama Centre for Orangutan Protection (COP) dan Wildlife Rescue Centre (WRC) Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) baru saja melakukan translokasi 5 (lima) ekor raptor terdiri dari Elang brontok (Nisaetus cirrhatus) sebanyak 3 (tiga) ekor, Elang tikus (Elanus caeruleus) sebanyak 1 (satu) ekor dan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) sebanyak 1 (satu) ekor ke Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS), Jawa Barat, Jum’at (25/3/2022).

Untuk jenis satwa elang brontok dan elang tikus merupakan satwa yang sebelumnya dirawat di WRC – YKAY, sedangkan satu ekor elang jawa yang diberi nama Wahyudi, merupakan hasil penyerahan masyarakat Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.

Mempertimbangkan hasil assesmen kesehatan dan fisik terhadap Elang jawa yang masih jinak sehingga sesuai arahan Kepala Balai KSDA Yogyakarta, satwa elang jawa tersebut turut serta ditranslokasikan ke PPSEJ – BTNGHS untuk menjalani rehabilitasi disana hingga siap dilepasliarkan kembali ke alam.

Sementara itu keempat satwa lainnya telah dilakukan persiapan menyeluruh meliputi administrasi, tes kesehatan serta handling satwa yang dilakukan bersama dengan WRC YKAY dan COP untuk memastikan kesiapan satwa.  Setelah proses persiapan selesai, tim translokasi berangkat dengan perjalanan darat selama hampir 13 jam menuju PSSEJ di Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Sampai di lokasi tujuan, petugas PSSEJ segera melakukan pengecekan dokumen dan fisik satwa oleh drh. Septi Dewi Cahaya, selaku dokter hewan dan tim PSSEJ-BTNGHS. Serah terima satwa dari BKSDA Yogyakarta yang dilakukan Plt. KSBTU BKSDA Yogyakarta – Untung Suripto, kepada Balai TNGHS diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dr. Pairah, S.Si., M.P.

Melepas keberangkatan tim translokasi satwa Balai KSDA Yogyakarta ke TNGHS, Kepala BKSDA Yogyakarta M. Wahyudi mendukung penuh pelaksanaan translokasi raptor ini.

“Kegiatan tanslokasi ini bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi elang dalam rangka pelepasliaran, harapan kami proses rehabilitasi berjalan dengan lancar sehingga raptor dapat segera dikembalikan ke habitatnya, dan raptor tersebut akan mampu bertahan hidup dan berkembangbiak di alam pasca dilepasliarkan.”  jelasnya.

Lebih lanjut, M. Wahyudi menyampaikan terimakasihnya kepada Balai TNGHS, “Saya ucapkan terimakasih kepada Kepala Balai TNGHS yang telah berkenan menerima elang dari YKAY dan serahan dari masyarakat ini untuk direhabilitasi di PSSEJ-TNGHS.

Semoga sinergi dari berbagai pihak ini dapat menjadi langkah baik dalam mendorong kelestarian raptor di indonesia.” tutupnya.(Ferry)

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 May 2026 - 13:32 WIB

Diduga Aktivitas Cut and Fill Tanpa Koordinasi, Kelurahan Kabil Pertanyakan Legalitas PT Perambah Batam Expresco

1 May 2026 - 13:14 WIB

Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

30 April 2026 - 10:47 WIB

Koordinator PMKRI Wilayah Riau-Kepri, Soroti Status Lahan Montigo Resort Yang Diduga Berada Dikawasan Hutan Lindung

24 April 2026 - 15:50 WIB

Pemkot Jakbar Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

24 April 2026 - 13:06 WIB

Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi

23 April 2026 - 19:27 WIB

Trending di Daerah