Jakarta, Komunitastodays co, – Sejak dibuka pada 19 Mei hingga 2 Juni 2026, Posko Pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang didirikan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat telah menerima dan menuntaskan sebanyak 586 aduan dari orang tua calon siswa.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Agus Ramdhani, memastikan seluruh aduan yang masuk telah ditangani dengan baik.
“Total hingga kemarin ada 586 aduan dan seluruhnya sudah kita tuntaskan. Namun bila ada warga yang ingin melapor melalui Instagram juga akan kami layani,” ujar Agus, Rabu (3/6/2026).
Agus menjelaskan, dari total aduan yang diterima, sebanyak 70 aduan disampaikan melalui layanan WhatsApp Call (telepon), sedangkan 363 aduan masuk melalui WhatsApp Message (pesan tertulis). Selain itu, aduan juga diterima melalui berbagai kanal layanan lainnya yang disediakan posko.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat membuka sebanyak 238 Posko Pelayanan SPMB yang tersebar di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB.
“Meski di semua sekolah ada posko pelayanan, tingkat kota wilayah I Jakarta Barat juga membuka pelayanan khusus di SMPN 108 Jakarta,” ungkap Agus.
Menurutnya, keberadaan posko tingkat kota berfungsi sebagai solusi bagi aduan yang tidak dapat diselesaikan di tingkat sekolah. Karena itu, layanan posko tingkat kota melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk petugas dari Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat.
Agus menilai kehadiran petugas Dukcapil di posko tersebut sangat membantu percepatan penyelesaian berbagai persoalan administrasi kependudukan yang kerap menjadi kendala dalam proses pendaftaran siswa baru.
“Bila ada aduan terkait data calon siswa, orang tua tidak perlu bolak-balik ke Kantor Dukcapil untuk menyelesaikan data kependudukan mereka. Semua bisa dibantu langsung di posko tingkat kota,” tandasnya.
Melalui layanan posko yang tersebar di seluruh sekolah dan dukungan lintas instansi, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat berharap proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. (red)









