Jakarta, Komunitastodays.co,- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik dan Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu Buana di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (3/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam mendukung upaya mitigasi banjir, pengelolaan lingkungan, serta pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, yang didampingi jajaran pejabat Pemkot Jakarta Barat, mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan lingkungan dan perkotaan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Iin, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi sangat penting dalam menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan, khususnya terkait penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan peningkatan kualitas lingkungan.
Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana, Habieb, memaparkan hasil observasi dan kajian mahasiswa terkait persoalan banjir di Jakarta Barat. Kajian tersebut mencakup kondisi aliran sungai, sarana pengendalian banjir, serta sejumlah rekomendasi yang dapat mendukung upaya penanganan banjir secara berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Mustajab, menjelaskan bahwa penanganan banjir di wilayah Jakarta Barat dilakukan secara komprehensif melalui optimalisasi rumah pompa dan pompa mobile, pengerukan saluran air, serta pelaksanaan kerja bakti rutin bersama masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Iin juga memaparkan lima program prioritas Jakarta Barat yang sejalan dengan program Jaga Jakarta. Kelima program tersebut meliputi penataan kawasan bebas buang air besar sembarangan (Open Defecation Free/ODF), penataan kawasan industri konveksi di Tambora, mitigasi banjir dan genangan, pengurangan sampah dari sumbernya, serta pencegahan tawuran dan kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Program terakhir tersebut diintegrasikan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan wisata kuliner malam di kawasan Kota Tua dan Pecinan.
Audiensi berlangsung interaktif dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif dari kalangan mahasiswa. Pemkot Jakarta Barat berharap mahasiswa dapat menjadi mitra strategis sekaligus agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mendukung terwujudnya Jakarta Barat yang aman, bersih, sehat, dan bebas banjir.(Fer)









