WALUBI DKI Jakarta Gelar Diklat Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan: Wujudkan Keluarga-Keluarga Hitta Sukhaya - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 5 Nov 2025 07:03 WIB

WALUBI DKI Jakarta Gelar Diklat Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan: Wujudkan Keluarga-Keluarga Hitta Sukhaya


 WALUBI DKI Jakarta Gelar Diklat Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan: Wujudkan Keluarga-Keluarga Hitta Sukhaya Perbesar

Jakarta, Komunitastodays.co,— Di tengah upaya nasional memperkuat pelayanan keagamaan umat Buddha yang profesional dan mendorong terbentuknya keluarga-keluarga Hitta Sukhaya, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah proaktif melalui penyelenggaraan Diklat dan Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada legalitas pemberkatan pernikahan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Hitta sukhaya—yakni keluarga yang hidup bahagia, harmonis, dan sejahtera berdasarkan ajaran Buddha.

Diklat yang berlangsung di Hotel Ibis Jakarta, Jalan Hayam Wuruk No. 35, DKI Jakarta, Sabtu (1/11/2025) menjadi wadah penting untuk memperkuat pemahaman para pandita dalam memberikan bimbingan kepada pasangan suami-istri. Melalui pelatihan ini, para pandita dibekali kemampuan untuk menuntun umat membangun rumah tangga yang berlandaskan kasih sayang (mettā), tanggung jawab, dan saling menghormati, sebagai fondasi keluarga sehat yang mampu melahirkan generasi berkualitas. Materi pelatihan tidak hanya menyoroti aspek spiritual dan ritual keagamaan, tetapi juga memuat pemahaman mendalam mengenai aturan hukum perkawinan yang berlaku di Indonesia, sehingga para pandita dapat melaksanakan tugasnya dengan sah secara agama dan diakui secara hukum.

Ketua DPD WALUBI Provinsi DKI Jakarta, Esther Setiawati Santoso, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di wilayah ibu kota.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen WALUBI DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pemberkatan pernikahan yang dilakukan oleh pandita di wilayah DKI Jakarta tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga memiliki kekuatan hukum yang jelas dan diakui oleh negara” ujar Esther.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Suliarna, S.Ag., M.Pd., Pembimas Buddha DKI Jakarta, yang turut didampingi oleh Mugiyanto (Penyelenggara Jakarta Utara), Jasman (Penyelenggara Jakarta Barat), dan Riyadi (Penyelenggara Jakarta Selatan).

Dalam kesempatan tersebut, Pembimas Buddha DKI Jakarta, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah WALUBI DKI Jakarta yang terus berupaya meningkatkan kompetensi para pandita melalui kegiatan sertifikasi ini

“Saya menyampaikan penghargaan kepada WALUBI DKI Jakarta atas inisiatifnya menyelenggarakan diklat dan sertifikasi pandita ini. Pandita memiliki peran strategis dalam membina umat agar memahami makna perkawinan secara benar—bukan sekadar ikatan lahiriah, tetapi komitmen spiritual yang berlandaskan Dhamma. Melalui pembinaan yang benar, kita dapat membantu pasangan suami istri mewujudkan keluarga Hitta Sukhaya, sekaligus mendukung upaya pemerintah melalui pembentukan keluarga yang sehat, harmonis, dan penuh tanggung jawab,” ungkap Suliarna.

Diklat dan Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan ini terbuka bagi para pandita, calon pandita, dan praktisi umat Buddha di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu memberikan pelayanan pemberkatan pernikahan yang sesuai dengan ajaran Buddha dan ketentuan hukum negara, demi mewujudkan pernikahan umat yang sempurna—baik secara spiritual maupun administratif, sekaligus membimbing umat untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai Buddhis, sehat, dan penuh tanggung jawab—demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan berdaya. (Fjr,)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemasangan Chattra Borobudur: APTABI Harap Ada Pengembangan Kajian dan Riset Strategis

6 May 2026 - 23:56 WIB

Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs

6 May 2026 - 09:01 WIB

Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan, Kemnaker Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat

6 May 2026 - 08:56 WIB

Perlindungan Optimal, Menaker Yassierli Tegaskan Jaminan Sosial untuk Semua Pekerja

5 May 2026 - 11:50 WIB

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

5 May 2026 - 11:46 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara

5 May 2026 - 11:41 WIB

Trending di Berita