Jakarta,Komunitastodays,- Kehadiran Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Tanda kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Seiring melandainya kasus Covid-19 di Jakarta, pasien penghuni Wisma Atlet pun semakin menurun.
Sampai Kamis (7/4/2022) pasien baru terkonfirmasi Covid-19 yang masuk berjumlah 5 orang, sementara yang keluar (sembuh) 10 orang.
Hal itu disampaikan dokter Mintoro Sumego, M.S, dalam konferensi pers yang digelar di Wisma Atlet, Kamis (7/4/2022) siang.
Sementara itu, jumlah pasien yang masih dirawat di Wisma Atlet, kata Mintoro, terdiri dari 53 pasien dengan simptomatis ringan dan 35 orang asimptomatis (tak bergejala).
Dengan demikian, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupation rate, BOR) di RSDC Wisma Atlet berada dibawah 2 persen.
“BOR-nya dibawah 2 persen, namun kami masih siapkan 8.299 tempat tidur,” tutur Mintoro.
Saat ini hanya tower 6 yang digunakan untuk perawatan pasien. Sementara tower 4, 5, dan tower 7 tidak digunakan demi efisiensi. Menurut rencana, tower 4 akan digunakan untuk karantina.
“Pada Kamis (7/4/2022) ini ada 5 pasien baru masuk, 10 orang pulang karena sembuh. Dari 5 orang yang masuk hari ini, dua orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri, yaitu Malaysia dan Saudi Arabia. Sedangkan 3 orang lainnya merupakan pelaku perjalanan domestik,” jelas Mintoro.
Adapun kumulatif pasien yang sudah dirawat pada Wisma Atlet sampai hari ini (7/4/2022) sebanyak 128.829 orang. Tenaga kesehatan atau relawan yang masih bekerja sebanyak 1.711 orang. Untuk sementara ini ada 600 nakes/relawan yang diperbantukan dalam program Serbuan Vaksinasi di Jabodetabek.
Sesuai arahan Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjend TNI Budiman, Wisma Atlet masih tetap standby sebagai tempat isolasi terpadu, yang menyediakan fasilitas kesehatan, obat-obatan dan personalia. Status ini belum dicabut.
“Masyarakat diimbau tetap menaati prokes dan tidak melupakan vaksinasi lengkap,” ajak dokter Mintoro.
Menjelang Lebaran, terlihat semakin banyak masyarakat yang aktif mendatangi gerai-gerai vaksinasi. Mereka mempersiapkan diri agar layak mudik sesuai ketentuan pemerintah. * (Rika)









