Jakarta,Komunitastodays,- Kompleks Pertokoan Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa (6/4/2022) terlihat seperti biasa, didatangi para pembeli, konsumen, dan kesibukan para pedagang.
Namun di tengah keramaian aktivitas ekonomi itu, para pengunjung itu diberi kesempatan untuk mendapatkan vaksin booster lewat gerai vaksinasi yang dilakukan oleh Polsek Tamansari di kompleks pertokoan itu.
Seperti terlihat pagi hingga siang ini. Para pengunjung diajak untuk menerima vaksin ketiga. Ternyata mereka senang mendapat tawaran itu. Berbekal KTP dan e-tiket PeduliLindungi, mereka hanya butuh waktu yang tak terlalu lama untuk menuntaskan vaksinasi lengkap untuk diri mereka.
Menurut Plt Kanit Binmas Polsek Tamansari, Kompol Yuliati, ide menggelar gerai vaksinasi booster di lokasi pertokoan seperti ini merupakan gagasan dari Kapolres Metro, Jakarta Barat.
“Selama ini kita temukan gerai vaksinasi hanya di rumah kelurahan dan di tempat-tempat yang masih terlihat ada banyak orang. Dan di pertokoan seperti ini, kita tak pernah berpikir dan melihat, karena, mungkin mereka telah mengadakan kegiatan vaksinasi sendiri.
Setelah beberapa minggu, di sini, akhirnya kita buka vaksinasi. Kita minta izin dari manajemen di sini. Sedangkan karyawannya, mungkin sebagian sudah menerima vaksinasi.
Nah, kami mengarahkan vaksinasi ini ke pengunjung. Kita tidak tahu, pengunjung itu sudah terima vaksin atau belum,” tutur Kompol Yuliati yang sering disapa Yuli, itu memberi alasan mengapa pengunjung menjadi sasaran vaksinasi kali ini.
Kegiatan vaksinasi booster di kompleks pertokoan Glodok ini digelar setiap hari. Demi mendapatkan jumlah penerima yang lebih banyak, maka vaksinasi juga di gelar di kompleks pertokoan lainnya dan berpindah lokasi.
Menurut Kompol Yuli, dalam sehari mereka bisa menerimakan vaksin kepada 1.000 warga masyarakat sekitar. “Di mana ada banyak orang (pengunjung), di situ kami hadir. Kami mendekati warga agar mereka mau divaksin,” ujar Yuliati, sarjana manajemen itu.
Sering warga belum menerima vaksinasi karena lokasi vaksinasi itu terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Menyadari kesulitan itu, Polsek Tamansari bergerak menjemput bola dengan mendatangi tempat-tempat kerumunan warga, yang sedang beraktivitas ekonomi.
“Ternyata mereka juga senang. Sambil berbelanja, mereka bisa mendapatkan vaksin ketiga. Warga menyambut positif kegiatan vaksinasi seperti itu. Para karyawan yang berkantor di sekitar Glodok pun senang karena merasa lebih praktis mendapatkan vaksin lengkap,” tambah Kompol Yuli lagi.
Yuli mengatakan, selama pelaksanaan vaksinasi booster dari Polsek Tamansari, tidak ada keluhan dan masalah yang mereka alami.
“Alhamdulillah, kita bisa mengatasi apabila ada kesulitan. Kita terus berkomunikasi dengan warga. Ini penting sekali, agar warga mendapat pemahaman secara benar dan baik. Apalagi sekarang kita mau menuju mudik, maka syaratnya harus sudah mendapatkan vaksin lengkap. Vaksin ini untuk keamanan diri sendiri dan keluarga kita,” Kompol Yuli menjelaskan.
Tenaga kesehatan yang memberikan vaksinasi, semuanya diatur satu pintu dari Polres Metro Jakarta Barat. Berapa jumlah nakes, diminta ke Polres. Untuk vaksinnya, ada bekerja sama dengan puskesmas setempat. Masyarakat dapat menentukan jenis vaksin yang kehendaki. Tak ada paksaan soal jenis vaksin. Semua jenis vaksin disiapkan.
Walau sedang memasuki masa puasa, namun vaksinasi tetap bisa diberikan kepada umat Muslim setelah sahur pada dini hari. Sementara vaksinasi untuk anak-anak berusia 6 – 11 tahun ditangani RSD dan Koramil. * (Rika)









