Theo Sambuaga : PA GMNI Terus Bangun Persaudaraan Indonesia Dengan Pancasila - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan · 27 Mar 2022 15:27 WIB

Theo Sambuaga : PA GMNI Terus Bangun Persaudaraan Indonesia Dengan Pancasila


 Theo Sambuaga : PA GMNI Terus Bangun Persaudaraan Indonesia Dengan Pancasila Perbesar

Jakarta,Komunitastodays,- Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Periode 2021-2026 digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (26/3/2022). Arief Hidayat terpilih sebagai Ketua Umum.

Pelantikan secara hibrid itu dilakukan oleh Megawati Sukarnoputri. Sejumlah tokoh nasional duduk dalam kepengurusan ini, antara lain, Abdy Yuhana sebagai Sekjen, Ketua Dewan Kehormatan Siswono Yudho Husodo, Ketua Dewan Ideologi Guntur Sukarno Putra, Ketua Dewan Pertimbangan Soekarwo, dan Ketua Badan Pakar Ahmad Basarah.

Arief Hidayat yang terpilih sebagai Ketum PA GMNI mengajak semua elemen bangsa untuk berkolaborasi dalam membangun bangsa. Arief juga mengingatkan tantangan bangsa pada disrupsi teknologi dan pelbagai ancaman terhadap ideologi Pancasila.

“Pancasila itu ideologi yang hidup, the living ideologi dan the working ideology yang mewujud dalam sikap, tindakan, dan perbuatan keseharian masyarakat Indonesia,” ujar Arief.

Ditemui di acara pengukuhan itu, Theo Sambuaga mengatakan, PA GMNI terus berjuang untuk membangun persaudaraan Indonesia lewat persaudaraan antar anggota PA GMNI yang tersebar di seluruh Indonesia lewat profesi masing-masing.

“Kehadiran PA GMNI ini, agar dimana pun kita berada, kita selalu punya hubungan satu sama lain, juga punya hubungan dengan organisasi tempat kita memperkuat persaudaraan, memperkuat tali hubungan organisatoris dan ideologis Pancasila,” tutur Theo.

Para alumni GMNI kini berprofesi sebagai birokrat, politisi, seniman, budayawan, pebisnis, wartawan, guru, buruh, profesional, pensiunan. Mereka terus bekerja dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Selama di mahasiswa, kata Theo Sambuaga, GMNI punya semboyan, kita adalah pemikir pejuang dan pejuang pemikir. Bukan sekadar pemikir, tapi pemikir yang juga seorang pejuang. Semangat ini dilanjutkan pada PA GMNI.

“Ini yang diajarkan Bung Karno, menjadi pemikir yang berjuang untuk bangsa, membangun bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, anti kemiskinan, dan berjuang di segala bidang pengabdian,” kata Theo lagi.

Theo Sambuaga, yang juga seorang politisi senior di negeri ini, lebih lanjut menuturkan bagaimana PA GMNI terus mengkontribusikan pemikiran-pemikiran mereka dan memperjuangkan pemikiran-pemikiran itu untuk kesejahteraan rakyat berdasarkan Pancasila. * (Rika)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semangat “Persit Bisa”: Gelar Simfoni Karya untuk Bangsa

10 May 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Peradi Awalindo, Siap Cetak Advokat Berintegritas dan Profesional

10 May 2026 - 09:45 WIB

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

8 May 2026 - 17:37 WIB

Munjirin Ingatkan Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba Saat Isi Leadership Training Lentera 2026

7 May 2026 - 21:50 WIB

Gemilang di Kancah Dunia: SDS Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI International Art and Culture Festival (IACF)

7 May 2026 - 21:38 WIB

Pemkot Jakbar Kembali Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pegawai

7 May 2026 - 19:22 WIB

Trending di Berita