Gelar Patroli Skala Besar, Polsek Kalideres Tetap Gunakan Pendekatan Humanis - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan · 14 Feb 2022 14:23 WIB

Gelar Patroli Skala Besar, Polsek Kalideres Tetap Gunakan Pendekatan Humanis


 Gelar Patroli Skala Besar, Polsek Kalideres Tetap Gunakan Pendekatan Humanis Perbesar

Jakarta,Komunitastodays,-Polsek Kalideres Jakarta Barat menggelar kegiatan patroli skala besar dalam menegaskan prokes di wilayah hukum Polsek Kalideres, Sabtu (12/2/2022). Varian Omicron kian merebak, pasien Covid-19 kian memenuhi tempat tidur rumah sakit. Tak sedikit yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Kegiatan patroli skala besar tersebut menyasar lokasi yang menjadi pusat keramaian. Salah satunya, Mall Daan Mogot dan Terminal Bus Kalideres.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Hasoloan Situmorang, mengatakan, dalam kegiatan patroli skala besar ini pihaknya menyasar lokasi yang menjadi pusat keramaian.

“Kami datangi secara humanis dan persuasif untuk memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan prokes selama masa pandemi Covid-19,” kata Hasoloan, Minggu, (13/2/2022).

Selain itu pihaknya juga memberikan masker gratis kepada masyarakat yang berada di lokasi, baik kepada para pedagang maupun pengunjung di sekitar lokasi.

“Tentunya kami mengedepankan sisi humanis dan persuasif kepada masyarakat agar mereka lebih mudah memahami kegiatan dimaksud,” kata Hasoloan.

Hal ini dilakukan oleh jajaran Polsek Kalideres dengan harapan dapat meminimalisir terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan mereka sadar untuk bekerja sama dalam penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas keluar rumah, jika itu tidak terlalu penting. Bila harus keluar rumah, jangan lupa menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

Dalam hitungan hari saja, galur Omicron mampu menginfeksi puluhan ribu orang. Angka kematian pun perlahan naik.

Anggapan bahwa Omicron tak terlalu berbahaya perlu disikapi dengan kritis mengingat secara sosiologis masyarakat kita mudah berpegang pada penyataan pejabat publik, yang belum tentu benar secara ilmiah.

 

 

(Rika)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semangat “Persit Bisa”: Gelar Simfoni Karya untuk Bangsa

10 May 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Peradi Awalindo, Siap Cetak Advokat Berintegritas dan Profesional

10 May 2026 - 09:45 WIB

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

8 May 2026 - 17:37 WIB

Munjirin Ingatkan Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba Saat Isi Leadership Training Lentera 2026

7 May 2026 - 21:50 WIB

Gemilang di Kancah Dunia: SDS Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI International Art and Culture Festival (IACF)

7 May 2026 - 21:38 WIB

Pemkot Jakbar Kembali Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pegawai

7 May 2026 - 19:22 WIB

Trending di Berita