Jakarta, Komunitastodays.co,- Pemerintah Kecamatan Kalideres menghadirkan langkah kreatif dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang kantor kecamatan menjadi area urban farming. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus penghijauan lingkungan di kawasan perkotaan Jakarta Barat.
Wakil Camat Kalideres, Ziki Zulkarnaen mengatakan, lahan seluas sekitar 100 meter persegi itu kini dimanfaatkan untuk pembibitan tanaman pangan, seperti kangkung dan bayam. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan di wilayah perkotaan.
Selain tanaman sayuran cepat panen, area tersebut sebelumnya juga telah ditanami berbagai tanaman produktif lain, seperti sukun, pandan, dan singkong. Keberadaan tanaman tersebut dinilai mampu menciptakan ruang hijau yang tidak hanya asri, tetapi juga memiliki nilai manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurut Ziki, pemanfaatan lahan kantor untuk urban farming merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan masing-masing agar tetap produktif dan bernilai guna.
“Lahan terbatas bukan penghalang untuk produktif. Justru dari ruang kecil seperti inilah kita bisa membangun kemandirian pangan dan lingkungan yang lebih sehat,” ujar Ziki saat meninjau area urban farming di Kantor Kecamatan Kalideres, Senin (11/5/2026).
Pemerintah Kecamatan Kalideres berharap gerakan urban farming tersebut dapat menumbuhkan kesadaran warga bahwa setiap lahan kosong memiliki potensi ekonomi maupun ekologis. Di tengah tantangan perkotaan, seperti minimnya ruang hijau dan isu ketahanan pangan, urban farming dinilai menjadi solusi sederhana yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Barat.(Ferry)









