Jakarta, Komunitastodays.co,– Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Barat, Firmanuddin Ibrahim, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kembangan Selatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor Kelurahan Kembangan Selatan, Rabu (4/2/2026).
Musrenbang ini merupakan bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan berbasis partisipatif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat serta pemangku kepentingan terkait, guna menjaring aspirasi warga secara langsung.
Dalam sambutannya, Firmanuddin Ibrahim menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang hadir. Ia menekankan pentingnya ketepatan dan akurasi dalam menentukan arah serta skala prioritas pembangunan wilayah.
“Lurah dan tim survei harus memastikan penetapan skala prioritas benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan wilayah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Firmanuddin juga mengimbau tim teknis agar bersikap proaktif selama proses verifikasi dan validasi usulan. Menurutnya, hasil survei lapangan harus menjadi dasar pertimbangan yang kuat dalam pengambilan keputusan agar program pembangunan dapat tepat sasaran.
Sementara itu, Lurah Kembangan Selatan Reza Febryan melaporkan bahwa terdapat 39 usulan yang dihimpun dari hasil Rembuk RW di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, sektor pembangunan fisik masih mendominasi aspirasi masyarakat.
Adapun usulan prioritas warga meliputi perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan serta saluran drainase, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), speed bump, dan cermin lalu lintas guna meningkatkan keamanan jalan. Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan maupun rehabilitasi fasilitas publik, seperti lapangan olahraga, serta pengadaan sarana pendukung kebersihan dan keselamatan lingkungan berupa APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan gerobak sampah.
Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri Camat Kembangan Joko Suparno, jajaran Subanppeda, unsur Tiga Pilar, Dewan Kota (Dekot), pengurus RT/RW, PKK, LMK, Karang Taruna, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.(RK)









