Jakarta, Komunitastodays.co,— Memasuki H-3 Natal 2025, arus mudik di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak Senin (22/12/2025) pagi hingga siang hari, ratusan calon pemudik tampak memadati area terminal seiring dimulainya libur panjang sekolah.
Kepala Terminal Bus Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan lonjakan jumlah penumpang sudah terasa sejak beberapa hari terakhir dan meningkat tajam memasuki H-3 Natal. “Diperkirakan masih akan terus bertambah,” ujarnya.
Berdasarkan data pengelola terminal, pada 21 Desember 2025 sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB tercatat sebanyak 958 penumpang telah diberangkatkan menggunakan 190 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat hingga malam hari.
Nur Prasetyo menjelaskan, salah satu tujuan favorit pemudik adalah Sumatra Barat. “Pemudik ke Sumatra Barat cukup tinggi. Selain memanfaatkan libur panjang, banyak juga yang ingin menjenguk keluarga yang terdampak bencana alam,” katanya.
Menurutnya, lonjakan penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini mulai terjadi sejak 18 Desember 2025. Pada hari normal, jumlah penumpang berkisar antara 450 hingga 500 orang per hari, namun saat ini bisa mencapai lebih dari 800 penumpang.
“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-2 dan H-1 Natal, yakni pada 23 hingga 24 Desember 2025,” terangnya.
Ia juga merinci jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir. Pada 18 Desember tercatat sebanyak 656 penumpang diberangkatkan menggunakan 75 bus. Kemudian pada 19 Desember meningkat menjadi 861 penumpang dengan 86 bus. Sementara pada 21 Desember, sebanyak 958 penumpang diberangkatkan menggunakan 89 bus.
“Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga besok dan lusa,” bebernya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang serta menjaga keamanan dan keselamatan, pihak Terminal Bus Kalideres telah mengoperasikan Posko Pengamanan Terpadu sejak 20 Desember 2025. Posko tersebut melibatkan unsur TNI-Polri serta Dinas Perhubungan.
“Selain itu, posko kesehatan juga disiagakan untuk memastikan seluruh sopir bus AKAP dalam kondisi sehat, termasuk dilakukan pemeriksaan urine guna mencegah penyalahgunaan narkoba,” ucap Nur Prasetyo.
Sementara itu, salah seorang pemudik, Ricardo (35), mengaku memilih berangkat lebih awal menuju Yogyakarta agar dapat menikmati libur panjang bersama keluarga hingga Tahun Baru.
“Sengaja berangkat sekarang supaya bisa lebih lama di kampung,” tandasnya. (Ferry)









