Bangun Keluarga Berintegritas, Kunci Awal Cegah Korupsi Dimulai dari Rumah - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 23 Oct 2025 09:44 WIB

Bangun Keluarga Berintegritas, Kunci Awal Cegah Korupsi Dimulai dari Rumah


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Jakarta, Komunitastodays.co,— Keluarga yang berintegritas dimulai dari rumah. Jika suami dan istri hidup harmonis serta bertanggung jawab, maka nilai kejujuran dan amanah akan tumbuh, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja.

Demikian disampaikan Inspektur Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Barat, Dzikran Kurniawan, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Membangun Budaya Berintegritas dan Antikorupsi bagi Kepala Sekolah, di Hotel Ciputra, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/10/2025).

Menurut Dzikran, integritas keluarga menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter individu yang jujur dan bertanggung jawab. “Budaya berintegritas tidak bisa hanya dibangun di kantor atau sekolah, tetapi harus dimulai dari rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI), Fries Mount Wongso, menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini sangat bermanfaat bagi para pendidik dalam membentuk generasi muda yang jujur dan berintegritas.

“Pendidikan merupakan pondasi utama dalam mencegah praktik korupsi sejak dini. Para kepala sekolah diharapkan mampu memahami potensi celah korupsi dalam pelaksanaan tugas, terutama terkait kewenangan dan pengelolaan keuangan sekolah,” kata Fries.

Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Kota Jakarta Barat, Diding Wahyudin, menekankan pentingnya komitmen kepala sekolah untuk menumbuhkan budaya menolak gratifikasi di lingkungan pendidikan.

Salah satu peserta kegiatan, Indri Noviana, Kepala Sekolah SDN Kota Bambu 02 Petang, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. “Materinya membuka cara pandang baru kami sebagai pendidik dalam membangun integritas, baik di sekolah maupun dalam keluarga,” ujarnya.

Diketahui, kegiatan bimtek ini diinisiasi oleh Inspektorat Kota Jakarta Barat bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dan diikuti sebanyak 50 kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Jakarta Barat beserta pasangan suami/istri.

Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi.” (fer)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemasangan Chattra Borobudur: APTABI Harap Ada Pengembangan Kajian dan Riset Strategis

6 May 2026 - 23:56 WIB

Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs

6 May 2026 - 09:01 WIB

Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan, Kemnaker Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat

6 May 2026 - 08:56 WIB

Perlindungan Optimal, Menaker Yassierli Tegaskan Jaminan Sosial untuk Semua Pekerja

5 May 2026 - 11:50 WIB

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

5 May 2026 - 11:46 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara

5 May 2026 - 11:41 WIB

Trending di Berita