Wisma Atlet di Usianya Yang ke 2, Bukti Bahwa Pemerintah Hadir di Masyarakat - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan · 24 Mar 2022 11:32 WIB

Wisma Atlet di Usianya Yang ke 2, Bukti Bahwa Pemerintah Hadir di Masyarakat


 Wisma Atlet di Usianya Yang ke 2, Bukti Bahwa Pemerintah Hadir di Masyarakat Perbesar

Jakarta,Komunitastodays, – Genap usianya yang ke 2 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, dirayakan secara sederhana.

Sejak berdirinta pada 23 Maret 2020, RSD Wismat Atlet telah menjadi tempat isolasi, karantina, dan perawatan para pasien Covid-19 di Jakarta. Ribuan pasien terkonfirmasi Covid-19 telah dirawat di tempat ini. Para relawan pun ikut mendaftarkan diri dan terlibat dalam membantu kesembuhan pasien di tempat ini.

Menurut Koordinator RSDC Mayjend TNI Budiman, kehadiran Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet menjadi sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19, sekaligus ini menunjuk pada kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Rumah Sakit Wisma Atlet ini menjadi bukti kehadiran dan kepedulian pemerintah di tengah masyarakat. Sejak Indonesia dilanda pandemi Covid-19, pada Maret 2020, pemerintah telah mempersiapkan tempat ini untuk isolasi, karantika, dan perawatan para pasien. Ini bukti pemerintah kita amat peduli dan bekerja cepat,” tutur Mayjen TNI Budiman kepada para wartawan, Rabu (23/3/2022) siang.

Pada kesempatan ulang tahun itu, juga diperkenalkan ke-28 koordinator, yang bekerja pada masing-masing bidang demi penanganan intensif para pasien Covid-19. Ke-28 koordinator itu merupakan gabungan TNI-Polri, dan organisasi profesi.

Mereka telah bekerja siang dan malam, serta tidak mengenal hari libur. Mereka juga mengkoordinir ribuan tenaga kesehatan (nakes) untuk bisa tetap tinggal di wisma, disamping mengkoordinir para pasien, baik yang bergejala maupun tanpa gejala, pasien yang kritis, berat, dan ringan.

Kini, kasus-kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 semakin menurun, dari hari ke hari. Sampai pada Rabu (23/3/2022), jumlah pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet berjumlah 896 yang dirawat pada tower 5 dan tower 6. Sementara tower lainnya 4 dan 7 sedang dikosongkan dan dilakukan inventarisasi peralatan yang ada, sekaligus ini merupakan bagian dari efisiensi pemakaian tempat.

Seiring melandainya pandemi Covid-19, terbuka kemungkinan pemerintah mengubah pandemi ke endemi. Walau wacana seperti ini sudah banyak digulirkan, namun menurut Mayjend Budiman, kita masih terus mewaspadai virus ini. Bahkan, kita belum tahu apa yang akan terjadi ke depan.

Namun menurut Budiman, negara perlu menyiapkan diri untuk menghadapi ancaman yang lebih serius lagi, misalnya akibat dampak perang biologi dan kimia. “Perang masa depan bukan semata perang fisik antarnegara, tapi juga menghadapi proxy war dan perang asimetris yang menggunakan agen biologi,” tutur Budiman.

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet bisa menjadi prototipe untuk pelayanan kesehatan akibat perang masa depan. “Setiap saat kita harus siap. Memang kita membutuhkan rumah sakit seperti ini, yang melibatkan kerja kolaborasi dan sinergitas antarlembaga,” kata Budiman.

Sampai hari ini, WHO belum mencabut status Covid-19 sebagai pandemi dan diubah menjadi endemi, walau negara-negara dunia terus memaksa diri agar beralih dari pandemi ke endemi.

“Sampai hari ini kita masih terus mempelajari virus ini. Ada unit riset yang terus bekerja, dengan melibatkan akademisi dari universitas. Sedang dilakukan penelitian, dan ada juga daftar dari mereka yang akan melakukan penelitian di sini,” jelas Mayjend TNI Budiman.* (Rika)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semangat “Persit Bisa”: Gelar Simfoni Karya untuk Bangsa

10 May 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Peradi Awalindo, Siap Cetak Advokat Berintegritas dan Profesional

10 May 2026 - 09:45 WIB

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

8 May 2026 - 17:37 WIB

Munjirin Ingatkan Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba Saat Isi Leadership Training Lentera 2026

7 May 2026 - 21:50 WIB

Gemilang di Kancah Dunia: SDS Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI International Art and Culture Festival (IACF)

7 May 2026 - 21:38 WIB

Pemkot Jakbar Kembali Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pegawai

7 May 2026 - 19:22 WIB

Trending di Berita