Jakarta,Komunitastodays.co, – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa setiap jabatan memiliki tugas pokok dan fungsi serta risiko yang harus dipahami oleh para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ketidakpahaman terhadap koridor aturan dapat memicu terjadinya pelanggaran, baik administratif maupun bentuk pelanggaran lainnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, Sekretaris Kota Firmanudin Ibrahim, Inspektur Pembantu Kota Reni Septianawati, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.
Dalam arahannya, Iin mengajak seluruh ASN untuk tidak terjebak dalam zona nyaman. Ia mendorong aparatur agar berani melakukan inovasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan dengan pendekatan yang kreatif atau out of the box, namun tetap berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.
“Setiap jabatan memiliki tugas, pokok, fungsi, dan risiko. Jika tidak memahami koridor aturannya, maka dapat terjadi pelanggaran administrasi maupun pelanggaran lainnya. Karena itu, ASN harus berani berinovasi tanpa keluar dari ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Iin juga menilai tema kegiatan yang mengangkat visi Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya merupakan tantangan sekaligus peluang. Menurutnya, transformasi menuju kota global membutuhkan tata kelola pemerintahan yang baik serta sumber daya aparatur yang adaptif dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, Sofyan Antonius, menyampaikan sosialisasi bertema “Mengawal Jakarta Menuju Kota Global dan Berbudaya.” Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan BPKP Nomor 4 Tahun 2026 dan Nomor HK.02/MoU-1/K/D4/2026 tertanggal 11 Februari 2026 tentang Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Menuju Jakarta Kota Global dan Berbudaya.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah perwakilan OPD. Penandatangan dilakukan oleh Kepala Suku Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Alexandermayer H. Silalahi, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sherly Yuliana, Camat Palmerah Febbiandri Suharto, Lurah Mangga Besar Dimas Satwika, Kepala Puskesmas Cengkareng Parlyn Rap Demak Situmorang, Kepala Bagian Program, Pelaporan, dan Keuangan Saigor Polmatua Gultom, serta Direktur RSUD Kembangan Rita Widya Astuti.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap seluruh jajaran ASN semakin memperkuat integritas, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, dan mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan pelayanan publik yang profesional.(Ferry)










