Pemkot Jakbar Perkuat Pendidikan dan Keamanan Pelajar - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita ยท 14 May 2026 07:37 WIB

Pemkot Jakbar Perkuat Pendidikan dan Keamanan Pelajar


 Pemkot Jakbar Perkuat Pendidikan dan Keamanan Pelajar Perbesar

Jakarta, Komunitastodays.co,- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II menggelar pertemuan strategis guna memperkuat kualitas pendidikan dan keamanan pelajar di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut membahas tiga agenda utama, yakni pencegahan tawuran melalui platform digital, penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor guna mendukung keberhasilan program pendidikan di wilayah Jakarta Barat.

Menurut Firmanudin, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang layak dan merata.

Selain itu, Pemkot Jakarta Barat juga menyosialisasikan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga persiapan menuju perguruan tinggi.

Firmanudin berharap seluruh tahapan penerimaan murid baru dapat berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel melalui sosialisasi yang masif kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, isu perundungan di lingkungan pendidikan turut menjadi perhatian utama. Pemerintah menilai perundungan masih menjadi tantangan serius yang dapat berdampak terhadap kesehatan mental, perkembangan karakter, rasa aman, hingga prestasi belajar peserta didik.

Upaya pencegahan perundungan dinilai perlu dilakukan melalui penguatan kebijakan, budaya sekolah yang positif, pendidikan karakter, serta literasi digital dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Beberapa langkah yang ditekankan antara lain menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, memperkuat pendidikan karakter dan empati sosial, serta menghadirkan mekanisme pelaporan dan penanganan kasus perundungan yang cepat, aman, dan transparan.(Fer)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

14 May 2026 - 10:03 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

14 May 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

14 May 2026 - 09:57 WIB

Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta

13 May 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data

13 May 2026 - 08:36 WIB

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha

13 May 2026 - 08:32 WIB

Trending di Berita