Pemasangan Chattra Borobudur: APTABI Harap Ada Pengembangan Kajian dan Riset Strategis - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 6 May 2026 23:56 WIB

Pemasangan Chattra Borobudur: APTABI Harap Ada Pengembangan Kajian dan Riset Strategis


 Pemasangan Chattra Borobudur: APTABI Harap Ada Pengembangan Kajian dan Riset Strategis Perbesar

Jakarta,  Komunitastodays.co,- Ketua umum APTABI Edi Ramawijaya menyampaikan kebijakan ini bukan sekadar persoalan teknis pemugaran fisik, melainkan sebuah manifestasi luhur dari upaya memuliakan Borobudur melalui pendekatan spiritualitas berkebudayaan yang menempatkan warisan leluhur sebagai entitas spiritual yang hidup dan dinamis”.

“Sejalan dengan kedudukannya sebagai monumen sakral, Borobudur memerlukan penyempurnaan simbolisme teologis yang direpresentasikan melalui keberadaan Chattra. Dalam perspektif spiritualitas berkebudayaan, Chattra bukan hanya komponen arsitektural tambahan, melainkan payung suci yang melambangkan perlindungan serta puncak pencerahan dalam kosmologi Buddhis. APTABI memandang bahwa kehadiran kembali Chattra akan mengembalikan muruah spiritual candi, sekaligus memperkuat kaitan antara nilai historis objek dengan praktik devosi yang dilakukan oleh umat”. Tutur Edi. Rabu (6/5/2026)

“Lanjutnya, APTABI menekankan pentingnya melihat Borobudur melampaui batas-batas materialisme arkeologis. Memuliakan Borobudur berarti menghargai kesinambungan antara masa lalu dan masa kini, di mana nilai-nilai kearifan yang terkandung dalam setiap batu candi dihidupkan kembali melalui simbol-simbol yang utuh.

Pemasangan Chattra dipandang sebagai titik temu yang harmonis antara pelestarian cagar budaya dengan pemenuhan hak-hak spiritualitas, yang pada akhirnya akan memperkokoh posisi Borobudur sebagai pusat energi kedamaian bagi peradaban dunia”.

Terakhir Edi Ramawijaya menyampaikan pernyataan sikap terkait pemasangan Chatra Candi Borobudur:

1. APTABI mengakui bahwa Chatra memiliki makna simbolik yang fundamental dalam kosmologi Buddhis sebagaimama tercerahkan dalam teks keagamaan Buddha.

2. APTABI mempercayai bahwa keputusan pemasangan Chattra berdasarkan pada konsesus dan niat baik untuk menguatkan posisi candi sebagai living heritage.

3. APTABI mendorong otoritas, focal point dan stakeholder yang terlibat pemasangan Chattra untuk selalu bersandar pada prinsip kehati-hatian dan scientific prudence.

4. APTABI mendukung pemerintah untuk berkoordinasi dengan UNESCO untuk membahas pengelolaan Borobudur sebagai living heritage sekaligus menjaga Outstanding Universal values. (Farid H)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perluas Akses Air Bersih dan Listrik di Papua, TNI AD Kirim Dukungan Program Manunggal Air dan Papua Terang

24 June 2026 - 15:24 WIB

Ketua RW 07 Cengkareng Barat Sampaikan Permohonan Maaf kepada Jurnalis dan LSM, Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

24 June 2026 - 13:14 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Dorong ASN Berinovasi Tanpa Melanggar Aturan

24 June 2026 - 07:54 WIB

OKK PWI Jaya Angkatan ke-24/2026 Sukses Digelar, Diikuti 39 Peserta

23 June 2026 - 16:53 WIB

Lurah Cengkareng Barat Tindak Lanjuti Keluhan Warga Terkait Pembakaran Sampah Rumah Tangga di RT 004/RW 07

23 June 2026 - 16:49 WIB

OKK PWI Jaya Angkatan ke-24/2026 Sukses Digelar, Diikuti 39 Peserta

22 June 2026 - 13:53 WIB

Trending di Berita