Pernyataan Hendry Soal “Calon Titipan” Dinilai Perpecah Persatuan

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 24 Aug 2025 21:53 WIB

Pengurus Daerah Tegas: Pemerintah Tak Cawe-Cawe, Kongres PWI Harus Fokus pada Regenerasi


 Pengurus Daerah Tegas: Pemerintah Tak Cawe-Cawe, Kongres PWI Harus Fokus pada Regenerasi Perbesar

Komunitastodays.co – Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pernyataan Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengenai dugaan intervensi pemerintah menuai kritik keras. Sejumlah pengurus daerah menilai pernyataan itu berlebihan, tidak berdasar, bahkan berpotensi merusak wibawa organisasi.

Pengurus daerah tegaskan pemerintah tidak cawe-cawe, dukungan fasilitas dianggap wujud kepedulian, bukan intervensi.

“Pemerintah tidak pernah cawe-cawe dalam kongres PWI. Pemakaian gedung BPPTIK hanyalah dukungan fasilitas, bukan arahan politik. Justru kalau ada pihak yang terus menggiring isu intervensi, itu bisa dianggap sebagai upaya mendeligitimasi kongres,” tegas Ketua PWI Kepulauan Riau, Saibansah Dardani, Sabtu (23/8/2025).

Sebelumnya, Hendry menyebut adanya pihak yang mencoba menggiring opini bahwa calon tertentu merupakan “wakil resmi” pemerintah. Ia bahkan mengaku mendapat laporan tentang ancaman konsekuensi bila calon itu tidak didukung.

“Kalau ada oknum memberi dukungan pribadi, itu bukan sikap pemerintah,” ujar Hendry.

Baca juga: Ketua SC Kongres PWI Tegaskan Batas Waktu Dukungan dan Penolakan PDF

Namun, tudingan Hendry dinilai sejumlah pengurus daerah hanya menimbulkan kegaduhan. Ketua PWI Papua Barat, Bustam, yang juga anggota Dewan Pers, menegaskan independensi PWI tidak ditentukan isu intervensi tanpa bukti, melainkan kerja nyata menjaga profesionalisme.

Baca juga: Akhmad Munir Resmi Daftar Caketum PWI: Siap Akhiri Dualisme

“Kalau ada individu mengaku didukung pemerintah, itu manuver pribadi. Tidak pantas Ketua Umum PWI ikut-ikutan menyebarkan kabar tanpa dasar. Sebagai wartawan senior, beliau mestinya lebih hati-hati,” kata Bustam.

Baca juga: Polemik dana, legitimasi hukum, hingga dualisme organisasi menjadi bukti lemahnya kepemimpinan Hendry Ch Bangun

Lebih jauh, Bustam mengingatkan agar Ketua Umum PWI justru menjadi perekat, bukan sumber perpecahan. “PWI kisruh berkepanjangan dan beliau gagal menyelesaikannya. Karena itu, mari sambut sikap pemerintah yang peduli dengan memfasilitasi demi terselenggaranya Kongres Persatuan di Cikarang,” ujarnya.

Seperti telah diketahui, Kongres PWI akan digelar pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, dengan agenda utama memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025–2030.

Para utusan dari 38 provinsi dan cabang khusus Solo diharapkan fokus pada regenerasi kepemimpinan, bukan terjebak isu liar yang melemahkan solidaritas organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia itu.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas

16 April 2026 - 16:28 WIB

Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Pramono Dorong Pemerataan dan Transformasi Jakarta Kota Global

16 April 2026 - 13:10 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 10:40 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

16 April 2026 - 10:36 WIB

Kredibilitas CKTRP Jakbar di Pertaruhkan, Izin PBG di Duga Palsu Hilang di Telan Bumi

15 April 2026 - 22:40 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 16:58 WIB

Trending di Berita