Pemkab Purwakarta Luncurkan Call Center Lapor Bang Wabup - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah · 7 Mar 2025 15:13 WIB

Pemkab Purwakarta Luncurkan Call Center Lapor Bang Wabup


 Pemkab Purwakarta Luncurkan Call Center Lapor Bang Wabup Perbesar

Purwakarta, Komunitastodays,-Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin berkomitmen untuk memberantas praktik pungutan liar (Pungli ) di Perusahaan dalam rekrutmen tenaga kerja di wilayah Pemkab Purwakarta, dalam mewujudkan janji politiknya ke warga Masyarakiat .

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, atau yang akrab dipanggil Bang Jo ini berjanji akan membenahi sistem agar masyarakat Kabupaten Purwakarta dapat memperoleh pekerjaan tanpa harus mengeluarkan biaya yang tak wajar.

Berdasarkan laporan masyarakat, banyak warga pencari kerja yang harus mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah, tetapi tidak mendapatkan pekerjaan yang layak, dan bahkan hanya bisa bekerja dalam waktu singkat.

“Kami sangat prihatin dengan adanya oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam hal proses penerimaan kerja,” ungkap Bang Jo, dikutip dari akun tiktok pribadinya, @bangwabup.purwakarta, pada Kamis 06 Maret 2025.

Bang Jo mengajak masyarakat Purwakarta untuk tidak takut melaporkan praktik-praktik adanya pungutan liar yang dinilai merugikan masyarakat,pihaknya juga telah menyediakan layanan pengaduan melalui aplikasi pesan WhatsApp dengan nomor khusus Call Center 082121675535, dengan nama “Lapor Bang Wabup”.

Bang Jo berharap, melalui aplikasi layanan Lapor Bang Wabup, masyarakat dapat melaporkan segala permasalahan yang dinilai merugikan, terutama yang berkaitan dengan oknum-oknum yang melakukan pungli dalam hal proses penerimaan kerja.

“Kami ingin mengubah tradisi yang salah,dimana masyarakat harus membayar puluhan juta untuk mendapat pekerjaan,” tegasnya.

“Kami ingin menciptakan sistem yang transparan dan adil. Dimana setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam bekerja,” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan laporan masyarakat, sejumlah calo tenaga kerja diwilayah Kabupaten Purwakarta mematok biaya yang sangat besar, dikisaran antara Rp 10 juta hingga 15 juta rupiah untuk proses administrasi agar bisa bekerja di pabrik-pabrik setempat.

Bang Jo mengaku sangat terkejut setelah mengetahui informasi besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh para pencari kerja tersebut.

“Ya Allah, semahal itu rupanya biaya yang harus dikeluarkan para pencari kerja,” kata Bang Jo, pada Minggu 02 Maret 2025.

Bang Jo menekankan, bahwa praktik uang mencari uang yang berujung pada pungli hingga puluhan juta rupiah sangat merugikan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja yang layak serta berkelanjutan. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk mendapat pekerjaan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Purwakarta yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Dengan adanya layanan pengaduan tersebut, Bang Jo berkomitmen untuk memberantas pungli diwilayah Kabupaten Purwakarta.(Sumantor M)

 

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kunjungi Nagrek dan Tasikmalaya, Bamsoet Apresiasi Jawa Barat Tunjukkan Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Dunia

20 June 2026 - 17:25 WIB

Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

8 June 2026 - 17:36 WIB

Kemnaker Matangkan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Jelang ILC ke-114

29 May 2026 - 07:34 WIB

Babi Hutan Bikin Resah dan Gagal Panen, Bamsoet dan Ketua Umum Perbakin Banten Turun Berburu Tekan Populasi Babi Hutan yang Rugikan Petani

23 May 2026 - 15:51 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

16 May 2026 - 00:08 WIB

Acara Tradisi Penyambutan Warga Baru Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad

12 May 2026 - 22:37 WIB

Trending di Berita