Sekjen KLHK dan Dirjen PHL Sampaikan Kuliah Umum FUCo di IPB University - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 15 Oct 2023 21:01 WIB

Sekjen KLHK dan Dirjen PHL Sampaikan Kuliah Umum FUCo di IPB University


 Sekjen KLHK dan Dirjen PHL Sampaikan Kuliah Umum FUCo di IPB University Perbesar

Jakarta, Komunitastodays,-;Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono dan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Agus Justianto menyampaikan kuliah umum di Auditorium Sylva Pertamina Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Bogor, Sabtu (14/10/2023).

Kuliah umum ini merupakan rangkaian dari Forestry Update Course (FUCo) yang diinisiasi KLHK dan Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA). Peserta kuliah umum merupakan mahasiswa Program Studi Kehutanan yang hadir offline di kampus Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University sebanyak 150 orang, serta hadir online lebih dari 700 mahasiswa Prodi Kehutanan seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono menyampaikan materi tentang Arah dan Kebijakan Nasional Pembangunan Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang dibagi menjadi 4 sub judul yaitu Pengantar Pembangunan Kehutanan dan
Lingkungan; Landscape and Seascape sebagai Basis Pembangunan Kehutanan dan Lingkungan Hidup; Sejarah kebijakan pembangunan kehutanan dan lingkungan dari waktu ke waktu; serta Arah dan kebijakan nasional kehutanan dan lingkungan Indonesia pasca UUCK dan ke depan.

Bambang menekankan pembangunan nasional kehutanan dan lingkungan hidup dilakukan secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (green economy). Hal ini merupakan sebuah keniscayaan dan hal mutlak yang harus dilakukan untuk mewujudkan Visi NKRI/tujuan bernegara dan menjawab Global Risks, Crisis and Megatrend 2045.

“Jadi arah pembangunan kehutanan dan lingkungan hidup kita ke depan harus terintegrasi landscape-seascape, yang menjamin proses, fungsi dan produktivitas lingkungan hidup yaitu kualitas lingkungan hidup yang baik dan sehat, begitu juga udara/atmosfer, lahan, air, laut dan keanekaragaman hayati, juga menjamin keselamatan, mutu hidup dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Dirjen PHL Agus Justianto menyampaikan materi khususnya terkait tugas dan fungsi Ditjen PHL melalui paparan tentang Perkembangan dan Masa Depan Pengelolaan Hutan Lestari Indonesia: Arah dan Kebijakan Pemerintah.

Agus mengatakan pemerintah berupaya untuk terus meningkatkan produktivitas hutan antara lain dengan pengembangan multiusaha kehutanan. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan sinergi parapihak antara lain Pemerintah, asosiasi dunia usaha, Pakar/Akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat (inklusif).

Pengembangan multiusaha kehutanan juga memerlukan kesiapan finansial PBPH dan integrasi hulu – hilir –pasar. Selain itu, penguatan kapasitas dan peran serta masyarakat sekitar hutan perlu didorong dalam pengembangan multiusaha kehutanan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.

“Pengendalian terhadap perizinan berusaha yang tidak aktif juga akan terus dilakukan,” ujar Agus.

Kuliah umum kali ini dibuka oleh Ketua Foretika sekaligus Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University Naresworo Nugroho, dan dimoderatori oleh Dosen Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University Rinekso Soekmadi. (Harlan)

Artikel ini telah dibaca 9,805 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

3 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di Berita