Plunyon TNGM Contoh Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Tapak di Pulau Jawa - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 25 Jun 2023 10:21 WIB

Plunyon TNGM Contoh Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Tapak di Pulau Jawa


 Plunyon TNGM Contoh Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Tapak di Pulau Jawa Perbesar

Jakarta, Komunitastodays,- Obyek Wisata Alam (OWA) Plunyon, Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), menjadi lokasi kunjungan lapangan para peserta Rapat Kerja Pengendalian Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ekoregion Jawa Tahun 2023. Dipilih TNGM, dikarenakan kawasan konservasi ini merupakan salah satu contoh pengelolaan kawasan konservasi berbasis tapak di Pulau Jawa.

Dalam Kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Juni 2023 di OWA Plunyon, Sleman Yogyakarta sebagai rangkaian Rapat Kerja, Muhammad Wahyudi, Kepala Balai TNGM, menyampaikan apresiasinya karena wilayah Plunyon, dipilih menjadi lokasi kunjungan lapangan para peserta Rapat Kerja.

“Pemilihan lokasi ini sebagai benchmaking karena dianggap sudah melakukan pengelolaan sampai tingkat tapak, dengan model Resort Based Management (RBM), dimana semua data dan infornasi di tingkat lapangan diambil dan dikumpulkan untuk diolah yang selanjutnya digunakan untuk pengambilan keputusan pengelolaan kawasan,” ungkap Muhammad Wahyudi.

Dalam kunjungan lapangan, peserta juga mendapat penjelasan dari Ruky Umaya, Pengendali Ekosistem Hutan Muda BTNGM, tentang peta zonasi TNGM, kondisi OWA Plunyon serta OWA lainnya, keanekaragaman hayati TNGM dan bioprospeksi di TNGM, melalui paparan infografis.

Kemudian dalam kegiatan trekking bersama dengan para peserta Rapat Kerja, dipaparkan lebih detail tentang kondisi OWA Plunyon yang disampaikan oleh Akhmadi, selaku Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II, Sutris Haryanta, selaku Kepala SPTN Wilayah I serta Suwiknya, Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Cangkringan.

Rapat Kerja tersebut dihadiri oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), Dinas LHK Provinsi, BAPPEDA Provinsi, di seluruh Pulau Jawa serta Perguruan Tinggi.(*Riko)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

3 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di Berita