Jakarta, Komunitastodays.co,- Pemerintah Kota Jakarta Barat mendukung pengembangan usaha ekonomi kreatif agar mampu berdaya saing dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang mandiri dan kompetitif.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim saat menghadiri perayaan HUT ke-1 Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) yang berlangsung di Hotel Mega Anggrek, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Firmanudin, Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2024, sektor ekonomi kreatif telah berkontribusi hampir 11 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) DKI Jakarta.
“Ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor strategis yang perlu terus didorong dan dikembangkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Firmanudin Ibrahim juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan harapan sukses kepada PPEKRAF agar semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-1 bagi PPEKRAF.
“Di bawah usia balita, di bawah dua tahun, PPEKRAF bisa melakukan berbagai kegiatan yang luar biasa,” kata Afriansyah.
Berdasarkan informasi dari Ketua Umum PPEKRAF, organisasi ini telah berdiri di 11 provinsi dan memiliki dua perwakilan luar negeri, yakni Malaysia dan Amerika Serikat. Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi yang tidak mudah diraih oleh sebuah organisasi yang masih tergolong muda.
Afriansyah berharap PPEKRAF dapat terus mewujudkan langkah-langkah strategis ke depan. Sesuai dengan namanya, organisasi ini diharapkan fokus pada pengembangan pendidikan ekonomi kreatif yang dibutuhkan bangsa dan negara.
Sebelumnya, Ketua Umum PPEKRAF, Tengku Nurliana Habsjah, mengatakan bahwa PPEKRAF merupakan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya.
Perayaan HUT ke-1 PPEKRAF, lanjut Tengku Nurliana Habsjah, juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim serta berbagi kepada fakir miskin dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.(RK)









