35 Siswa SDN 071123 Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Orang Tua dan Warga Kepulauan Batu Kecewa - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Daerah · 24 Feb 2026 19:51 WIB

35 Siswa SDN 071123 Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Orang Tua dan Warga Kepulauan Batu Kecewa


 35 Siswa SDN 071123 Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Orang Tua dan Warga Kepulauan Batu Kecewa Perbesar

Pulau-Pulau Batu, Komunitastodays.co, – Puluhan siswa di SDN 071123 dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi menu dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menu yang dibagikan kepada para siswa berupa ayam goreng, tempe goreng, dan nasi. Namun, tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, hingga sesak napas.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 35 siswa menjadi korban dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Pulau-Pulau Batu serta di Klinik St. Fidelis Pulau Tello.

Hasil investigasi sementara yang dilakukan oleh beberapa orang tua murid menyebutkan bahwa tempe yang diberikan diduga sudah basi dan berbau tidak sedap. Selain itu, muncul dugaan bahwa bahan makanan seperti tempe dan ayam telah disimpan selama beberapa minggu di tempat pendingin dalam kondisi yang tidak lagi layak konsumsi sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah.

Program MBG yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sejatinya bertujuan untuk meningkatkan status gizi siswa. Namun, insiden ini justru memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat Kepulauan Batu.

Orang tua murid, masyarakat setempat, serta anggota DPRD Dapil 6, Lulu Jatulo Sarumaha, mendesak pemerintah pusat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Mereka juga meminta agar penyaluran Makanan Bergizi Gratis dihentikan sementara di wilayah Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, serta mendesak penghentian operasional dapur MBG (SPPG) yang dikelola oleh Yayasan SOHAHAU Cahaya Kasih di Kecamatan Pulau-Pulau Batu hingga ada hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun instansi pemerintah terkait mengenai penyebab pasti insiden tersebut. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan keselamatan anak-anak sekolah tetap menjadi prioritas utama.(Adolf)

Artikel ini telah dibaca 236 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemnaker Matangkan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Jelang ILC ke-114

29 May 2026 - 07:34 WIB

Babi Hutan Bikin Resah dan Gagal Panen, Bamsoet dan Ketua Umum Perbakin Banten Turun Berburu Tekan Populasi Babi Hutan yang Rugikan Petani

23 May 2026 - 15:51 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

16 May 2026 - 00:08 WIB

Acara Tradisi Penyambutan Warga Baru Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad

12 May 2026 - 22:37 WIB

LMND, PC HIKMAHBUDHI, dan IMM Kabupaten Tangerang Mendesak Pemerintah serta Dinas Perhubungan Bertanggung Jawab atas Maraknya Truk Tambang Penyebab Korban Jiwa

12 May 2026 - 22:31 WIB

Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub

11 May 2026 - 09:29 WIB

Trending di Berita