Komunitastodays.co – Jakarta| Polsek Tambora mengungkap kasus pencurian kabel milik PT PLN yang dilakukan sekelompok pelaku di delapan titik kejadian perkara (TKP) wilayah Jakarta Barat. Pengungkapan berawal dari analisis rekaman CCTV dan laporan masyarakat sejak November 2025.
Pelaku mengakui hasil curian dijual seharga Rp2,4 juta, dibagi rata Rp700 ribu per orang. Peran masing-masing jelas: satu orang mengamati situasi sekitar, lainnya memotong kabel listrik PLN. Barang bukti yang disita meliputi gunting kabel, obeng, helm bertuliskan PLN, kemeja panjang bertanda PLN, serta dua unit sepeda motor Honda Beat dan Vario.
Pelaku selalu menyamar sebagai petugas PLN menggunakan seragam dan helm bermerek perusahaan listrik plat merah. Modus ini dimaksudkan agar warga sekitar tidak curiga saat beraksi. Salah satu pelaku berlatar belakang mantan teknisi, lainnya tukang bangunan.
Ancaman Hukum dan Dampak Serius
Kepolisian menjerat pelaku dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Selain kerugian material, aksi ini juga membahayakan keselamatan karena melibatkan aliran listrik bertegangan tinggi.
Baca juga: Serah Terima Jabatan di Polda Metro Jaya
“Dampaknya sangat signifikan terhadap pelayanan listrik masyarakat. Petugas PLN kesulitan melakukan perbaikan di lapangan,” jelas Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami dalam keterangan resmi di Mapolsek. Selasa (6/1/26).
Selain itu, Kapolsek Tambora menambahkan bahwa para pelaku mengaku hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Pelaku mengaku hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuh Kompol Kukuh.
Imbauan Manager PLN UP3 Bandengan
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bandengan Meyrina P Turambi mengimbau masyarakat agar memverifikasi identitas petugas PLN melalui kartu tanda pengenal atau menghubungi call center resmi.
“Jangan ragu konfirmasi jika ada keraguan. Sosialisasi sudah dilakukan melalui media sosial dan langsung ke warga,” ujar Meyrina.
Kerja sama masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. Polisi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap oknum yang mengaku petugas PLN tanpa identitas jelas guna mencegah kejadian serupa di masa depan. [davidgoland]







