Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 30 Oct 2025 16:32 WIB

Imigrasi Soetta uji coba corridor gate layanan tanpa hambatan


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Tangerang, Komunitastodays.co,— Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan ujicoba inovasi layanan berupa corridor gate atau sistem otomatisasi yang dirancang untuk pengalaman perjalanan penumpang yang lebih cepat, efisien, dan tanpa hambatan.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, di Tangerang, Kamis, (30/10/2025) menjelaskan bahwa corridor gate merupakan bagian dari satu kesatuan ekosistem pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian yang terintegrasi.

“Konsepnya adalah satu ekosistem agar penumpang yang datang mendapatkan pengalaman yang seamless langsung, tanpa hambatan, mulai dari pengisian data All Indonesia di negara asal, hingga proses kedatangan melalui corridor gate secara otomatis,” katanya.

Ia menjelaskan sistem pelayanan ini pertama kali diujicobakan untuk mendukung pelayanan kepulangan jamaah haji tahun 2025, sejalan dengan program prioritas pemerintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat modernisasi layanan publik di bandara.

Galih mengatakan corridor gate dalam waktu dekat akan diujicobakan bagi penumpang berkebutuhan khusus, karena prosesnya sangat mudah dan cepat.

“Mereka tidak perlu menunjukkan paspornya, cukup berjalan perlahan, sistem akan melakukan pemindaian muka dan hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 detik untuk proses clearance,” ujarnya.

Jalur khusus yang dirancang dengan teknologi canggih ini, menurut Galih, memiliki kecepatan pelayanan lebih tinggi dibandingkan autogate.

Menurutnya, penumpang hanya membutuhkan waktu 2–3 detik untuk melewati koridor ini, sementara autogate membutuhkan waktu 10–12 detik.

Saat ini, dua unit corridor gate telah dipasang di Terminal Kedatangan 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Ke depan, fasilitas ini akan diperluas ke seluruh terminal keberangkatan dan kedatangan.

Sebagai langkah antisipasi, penumpang yang belum terdata dalam sistem digital masih dapat menggunakan konter manual. Namun, seluruh proses pelayanan kini diarahkan untuk mendukung akselerasi program All Indonesia, yang berfokus pada pelayanan optimal, efisien, dan tanpa hambatan.

“Semua ini kami hadirkan untuk mendukung akselerasi layanan keimigrasian berbasis digital, modern, aman dan seamless sesuai dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” katanya. (Fjr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekda DKI Jakarta Safari Ramadan Bersama ASN Jakarta Utara di Masjid Babussalam

6 March 2026 - 14:31 WIB

“Panggil Saya Tommy”, Jejak Diplomasi Seorang Wartawan Diluncurkan di HPN 2026

9 February 2026 - 03:19 WIB

Seminar Sport Tourism Warnai Rangkaian HPN 2026 di Banten

8 February 2026 - 08:02 WIB

PWI Pusat–Artha Graha Peduli Gelar Baksos HPN 2026 di Banten, Salurkan 3.000 Paket Sembako

7 February 2026 - 17:06 WIB

Ketua Umum PWI Tekankan Soliditas dan Profesionalisme Wartawan Olahraga di Rakernas SIWO 2026

7 February 2026 - 16:55 WIB

Hikmahbudhi Dukung Independensi POLRI: Tidak Dibawah Kementerian

29 January 2026 - 14:13 WIB

Trending di Nasional