Pemerintah: Pertalite Tak Naik namun Dibatasi - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 7 Aug 2024 08:12 WIB

Pemerintah: Pertalite Tak Naik namun Dibatasi


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Jakarta, Komunitastodays,-Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Namun dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan pembatasan BBM subsidi. Nantinya BBM subsidi dibatasi hanya untuk golongan yang membutuhkan saja.

“Kita gak ada rencana menaikan harga BBM subsidi, kita hanya ingin tepat sasaran, dan golongan yang memang membutuhkan akan kita jaga. Ojol, nelayan, taksi online, kendaraan umum, itu kita jaga untuk tetap bisa menggunakan BBM subsidi,” kata Kaimuddin menjelaskan golongan yang masih akan mendapat harga BBM subsidi.

Pembatasan BB subsidi dimaksud untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Disamping juga untuk mengurangi angka emisi dan juga polusi lantaran kualitasnya yang buruk.

Dijelaskan oleh Kaimuddin, hingga saat ini masih banyak pengguna mobil mewah seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero yang menggunakan solar subsidi. Dan mereka sebetulnya menggunakan BBM subsidi dengan porsi yang lebih banyak dibanding dengan masyarakat yang lebih layak menerima BBM subsidi.

Pembatasan BBM subsidi, kata Kaimuddin, diharap akan membuat BBM subsidi tersebut bisa dinikmati secara tepat oleh orang yang benar-benar membutuhkan.

“Apakah pantas yang mewah-mewah mendapatkan subsidi? Golongan yang mampu kita minta keikhlasan mereka untuk tidak lagi beli BBM subsidi. Supaya uang negara bisa dinikmati secara tepat oleh orang-orang yang membutuhkan,”.

Kaimuddin bahkan belum bisa menjabarkannya secara detail bagaimana skema tersebut akan berjalan, karena menurutnya rencana untuk membatasi BBM subsidi masih dalam tahap pembahasan pemerintah. Demikian penjelasan Kaimuddin saat ditanyai bagaimana detail skema pembatasan BBM subsidi.

Namun Kaimuddin memastikan jika dampak positif dari kebijakan tersebut nyata adanya yakni akan membantu masyarakat yang membutuhkan serta membuat anggaran negara lebih efisien. (RK/red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

3 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di Berita