Motif Anak Membacok Ibu Kandung di Cengkareng Terkuak Marah Karena Ponsel Hilang - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan · 18 Apr 2024 16:18 WIB

Motif Anak Membacok Ibu Kandung di Cengkareng Terkuak Marah Karena Ponsel Hilang


 Motif Anak Membacok Ibu Kandung di Cengkareng Terkuak Marah Karena Ponsel Hilang Perbesar

Jakarta, Komunitastodays, – Motif kejahatan yang mengerikan di Cengkareng Jakarta Barat, di mana seorang anak tega membacok ibu kandungnya sehari Jelang lebaran, akhirnya terkuak.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Hasoloan Situmorang, aksi keji tersebut dilakukan karena sang anak marah kepada ibunya akibat ponsel keluarganya hilang.

“Karena ponsel yang dipinjam oleh pelaku hilang sehingga terjadi cekcok antara pelaku dan ibunya,” ujar Hasoloan saat dikonfirmasi, Rabu, (17/4/2024).

Pelaku baru bisa dimintai keterangan pada Selasa, 16/4/2024 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Pasalnya, pelaku sempat dihajar massa sebelum diserahkan ke Polisi usai membacok ibu kandungnya seminggu sebelumnya.

Polisi masih menunggu jadwal untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan sudah berulangkali berusaha menyakiti dirinya sendiri.

Meskipun demikian, Polisi sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Cengkareng dengan dakwaan Pasal 44 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Sebelumnya diberitakan Kejadian mengerikan ini terjadi di Gang Empang, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, tepat sehari menjelang Lebaran.

Menurut kesaksian warga sekitar, pelaku memang mengalami gangguan kejiwaan dan sudah berulangkali berusaha menyakiti dirinya sendiri.

“Aksi pembacokan itu dilakukan pelaku diduga karena ia tak mau diajak berobat oleh korban yang merupakan ibunya sendiri,” ujar Tiyo, seorang warga sekitar. (Ravian)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Sewa Tanah Bina Marga Rp37 Juta/Kios, Aparat Jakarta Barat Tutup Pintu saat Dimintai Klarifikasi

4 May 2026 - 16:21 WIB

LDK 1 HIKMAHBUDHI Tangsel: Menyiapkan Pemimpin, Bukan Sekadar Menghasilkan Kader

4 May 2026 - 11:53 WIB

May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan

3 May 2026 - 18:48 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

1 May 2026 - 16:27 WIB

Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi

1 May 2026 - 13:38 WIB

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 May 2026 - 13:32 WIB

Trending di Daerah