Ditjen Bina Adwil Terus Perkuat Transformasi digital Persuratan Melalui SRIKANDI - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 18 Mar 2024 14:05 WIB

Ditjen Bina Adwil Terus Perkuat Transformasi digital Persuratan Melalui SRIKANDI


 Ditjen Bina Adwil Terus Perkuat Transformasi digital Persuratan Melalui SRIKANDI Perbesar

Jakarta, Komunitastodays,– Sebagai bentuk implementasi kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan berkomitmen untuk mendukung kebijakan tersebut melalui penggunaan aplikasi SRIKANDI dalam proses administrasi persuratan. Aplikasi tersebut digunakan di Lingkup Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri mulai tanggal 15 Januari 2024.

“Kita sudah menggunakan Aplikasi SRIKANDI ini sejak 15 Januari 2024 lalu, dan ini sudah hampir 2 bulan tepat. Saya apresiasi kepada seluruh unit kerja yang terus melakukan adaptasi terhadap perubahan administrasi persuratan yang sebelumnya dilaksanakan secara manual, tapi saat ini kita sudah beralih ke digital.” Pungkas Mey Rany, Plh. Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, pada saat pelaksanaan koordinasi internal administrasi persuratan di lingkup Ditjen Bina Adwil.

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan dapat dikatakan menjadi pionir sebagai Unit Kerja Eselon I Lingkup Kementerian Dalam Negeri yang telah menerapkan sistem persuratan melalui elektronik dengan menggunakan SRIKANDI (sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi) mulai dari registrasi surat masuk, nota dinas internal sampai ke penandatanganan surat keluar.

Mey Rany juga menjelaskan bahwa Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan telah menyiapkan beberapa treatment dalam menghadapi beberapa tantangan atas pelaksanaan srikandi yang menjadi budaya dan pola kerja baru dimasing-masing unit kerja.

Lebih lanjut, Kabag Umum Ditjen Bina Adwil, Rizza Kamajaya, pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa 2 bulan perjalanan menggunakan SRIKANDI ini memang masih menemui beberapa tantangan. Namun ia menegaskan dukungan agar kendala tersebut dapat diatasi.

“Seperti yang telah disampaikan Ibu Plh. Sekretaris, sangat dipahami bahwa seluruh pegawai masih dakam proses menyesuaikan diri dari yang semula beproses secara manual, tetapi saat ini harus melihat layar perangkat elektronik untuk memproses surat. Ini bukanlah hal yang mudah tapi juga bukan hal yang tidak bisa dilakukan. Selain itu juga kendala-kendala seperti jaringan, dan kendala teknis akan kita koordinasikan dengan baik.” Pungkas Riza.

Ditjen Bina Adwil akan rutin melaksanakan rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi pelaksanaan digitalisasi persuratan ini, dan juga akan melakukan Bimbingan Teknis yang berkaitan dengan proses administrasi persuratan sehingga seluruh pegawai memiliki pengetahuan yang baik dalam proses persuratan.(Migo)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

1 June 2026 - 21:01 WIB

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Trending di Ekbis