Jelang Imlek di Pekuburan Yayasan Sosial Marga Ong, Warga Tionghoa Berdatangan Sembahyang Leluhur - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita ยท 8 Feb 2024 14:13 WIB

Jelang Imlek di Pekuburan Yayasan Sosial Marga Ong, Warga Tionghoa Berdatangan Sembahyang Leluhur


 Jelang Imlek di Pekuburan Yayasan Sosial Marga Ong, Warga Tionghoa Berdatangan Sembahyang Leluhur Perbesar

Medan, Komunitastodays,- Warga keturunan Tionghoa berdatangan ke Yayasan Sosial Marga Ong (Raja) Jalan Bambu, Dusun 12, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, Kamis (8/2/2024).

Kedatangan warga keturunan Tionghoa tersebut untuk melaksanakan sembahyang leluhur menjelang Tahun Baru Imlek. Tampak terlihat warga keturunan Tionghoa bersama keluarga memasuki pemakaman Marga Ong untuk sembahyang leluhur.

Dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan, mereka melakukan sembahyang ke pemakaman leluhurnya yang dikebumikan di Yayasan Sosial Marga Ong tersebut.

Pengurus Yayasan Marga Ong, Acai menyampaikan, sejak pagi tadi warga keturunan Tionghoa sudah berdatangan sembahyang leluhur di pemakaman Yayasan Sosial Marga Ong.

Menurutnya, sembahyang leluhur ini merupakan tradisi yang setiap tahun dilaksanakan menjelang Tahun Baru Imlek. “Mereka tetap ingat kepada kakek dan nenek moyang serta keluarganya yang telah meninggal dunia dengan memberi penghormatan di makam mereka,” ucap Acai.

Dia menyebutkan, warga keturunan Tionghoa yang datang ke Yayasan Sosial Marga Ong ini untuk sembahyang leluhur menjelang Tahun Baru Imlek tidak dari Medan, namun juga dari luar daerah.

“Biasanya yang dari luar daerah datang pas hari puncak besok (Jumat). Mereka turun untuk sembahyang leluhur,” ujarnya.

Acai menambahkan, sembahyang leluhur ini tidak hanya dilakukan untuk menghormati dan mendoakan arwah leluhur yang dikenal. Tapi juga tidak dikenal secara langsung.

Salah seorang warga keturunan Tionghoa Apheng Willis saat dijumpai di lokasi mengaku, datang ke pekuburan Yayasan Sosial Marga Ong untuk sembahyang di makam orang tuanya.

“Saya berdoa di makam kedua orang tua, agar diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Sementara Ketua Persatuan wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH mengatakan, antusias warga keturunan Tionghoa sembahyang leluhur sangat luar biasa dan patut diapresiasi.

“Mereka tidak melupakan kakek dan nenek serta keluarganya yang telah meninggal dunia,” pungkasnya. (Avid)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Pramono Dorong Pemerataan dan Transformasi Jakarta Kota Global

16 April 2026 - 13:10 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 10:40 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

16 April 2026 - 10:36 WIB

Kredibilitas CKTRP Jakbar di Pertaruhkan, Izin PBG di Duga Palsu Hilang di Telan Bumi

15 April 2026 - 22:40 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 16:58 WIB

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

15 April 2026 - 16:53 WIB

Trending di Berita