Manggala Agni Terus Berjuang Padamkan Empat Titik Karhutla di Sumsel - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 2 Nov 2023 15:38 WIB

Manggala Agni Terus Berjuang Padamkan Empat Titik Karhutla di Sumsel


 Manggala Agni Terus Berjuang Padamkan Empat Titik Karhutla di Sumsel Perbesar

Jakarta, Komunitastodays,- Manggala Agni terus berjuang untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Pemadaman karhutla masih dilakukan di empat titik yang tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir, Rabu (1/11/2023).

Turut langsung dalam upaya pemadaman karhutla di Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan Kabupaten OKI Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Thomas Nifinluri. Thomas menyebutkan tantangan yang dihadapi Manggala Agni pada pemadaman terutama di wilayah OKI yaitu kebakaran terjadi pada areal gambut dengan kedalaman kurang lebih enam meter, dengan kondisi kering serta sulitnya air untuk proses pemadaman.

“Salam khusus dari Ibu Menteri LHK untuk tim Manggala Agni yang sedang berjuang melakukan pemadaman di lapangan. Perjuangan Manggala Agni cukup berat, semoga tetap semangat dan karhutla segera teratasi,” begitu pesan Ibu Menteri LHK disampaikan oleh Thomas kepada Manggala Agni di lokasi pemadaman.

Thomas juga berpesan agar Manggala Agni tetap menjaga kesehatan, menjaga kekompakan dan saling memperkuat empati diantara sesama tim. Tetap Jaga semangat untuk Patriot Langit Biru – Manggala Agni dalam mengendalikan karhutla.

Sementara itu Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menyebutkan operasi pemadaman yang berada di wilayah OKI ini, Balai PPI Wilayah Sumatera telah menurunkan personel Manggala Agni gabungan dari Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi. Dari Sumatera Selatan meliputi Manggala Agni dari Daops Sumatera XVII/ OKI, Daops Sumatera XVI/ Lahat, Daops Sumatera XIV/ Banyuasin dan Daops Sumatera XV/ Musi Banyuasin. Sementara dari Bawah Kendali Operasi (BKO) Jambi berasal dari Daops Sumatera XIII/ Sarolangun dan Daops Sumatera XII/ Tebo.

“Selain Manggala Agni, dukungan personel pemadaman juga datang dari anggota Dirsamapta POLDA Sumatera Selatan, KPH Lempuing Mesuji, Regu Pemadam Kebakaran PT. Waringin Agri Jaya, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Sumatera, dan Masyarakat Peduli Api,” sebut Ferdian.

Ferdian juga menjelaskan selain upaya pemadaman, langkah lain dalam pengendalian karhutla di Sumatera Selatan yaitu melalui pembasahan lahan gambut bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, serta pelaksanaan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilaksanakan sampai dengan, Jumat (3/11/2023).

Berdasarkan pantauan satelit TERRA/AQUA-NASA confidence level high dari website sipongi.menlhk.go.id, pada 1/11/2023 terpantau 11 hotspot/ titik panas di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Sebanyak tiga titik terpantau di wilayah Kabupaten OKI, dan dua titik di Kabupaten Ogan Ilir.(*Harlan)

 

Artikel ini telah dibaca 7,485 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

3 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di Berita