Wasekjen PKN Manuel David : Menyambut Baik Penangguhan Penahanan Delapan Warga Pulau Rempang, Batam - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Berita · 16 Sep 2023 23:52 WIB

Wasekjen PKN Manuel David : Menyambut Baik Penangguhan Penahanan Delapan Warga Pulau Rempang, Batam


 Wasekjen PKN Manuel David : Menyambut Baik Penangguhan Penahanan Delapan Warga Pulau Rempang, Batam Perbesar

Kepri, Komunitastodays,-Wasekjen Partai Kebangkitan Nusantara ( PKN ) Manuel David Bacaleg KEPRI Dapil Bintan – Lingga menyampaikan pada awak media bahwa demo bukanlah jalan yang menguntungkan, tetapi justru merugikan kita semua tetapi “Terpaksa” di lakukan.

Harusnya pihak keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk duduk bersama dalam sebuah musyawarah dan dialog. Tujuannya adalah agar segala hal yang kita inginkan dapat berjalan Baik, sambil menjaga hak-hak masyarakat agar tidak dicurangi atau terabaikan,” ujar Manuel David.

Penangguhan penahanan itu diterangkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, kepada awak media, Sabtu (16/9/2023) malam.

Kata Nugroho, polisi mengabulkan penangguhan penahanan kepada delapan tersangka itu untuk kepentingan umum, kepentingan umat, serta kemaslahatan masyarakat.
Kemudian, untuk para tersangka yang diamankan pada tanggal 11 September kemarin, masih dalam tahap pemeriksaan. Untuk penangguhan dan lain sebagainya tergantung pada prosesnya.

“Yang lain masih dalam proses penyidikan untuk kejadian tanggal 11 September kemarin. Ini masih pemeriksaan. Untuk penangguhan dan lain sebagainya, kita lihat pertimbangan dari penyidik bagaimana, termasuk saran dan masukan dari pimpinan,” katanya.

Dia menegaskan dalam proyek hilirisasi di Rempang, polisi hanya memberikan keamanan saja. Sesuai dengan tugas pokok sebagai pelindung, pengayom masyarakat, penegak hukum serta penjaga kamtibmas.
“Insya Allah dengan delapan yang kita tangguhkan ini, semoga mereka mengajak warga, khususnya di Rempang untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Nugroho.

Ia menegaskan kehadiran polisi di Rempang hanya dalam hal keamanan saja, tidak ikut melakukan sosialisasi. Soal relokasi atau penggusuran menjadi urusan BP Batam untuk menyampaikannya.
“Kami hanya mensosialisasikan ke masyarakat untuk menjaga kamtibmas,” ujarnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 8,142 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

14 June 2026 - 16:49 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

14 June 2026 - 16:31 WIB

Lepas Pelari JAKIM 2026, Gubernur Pramono: Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia

14 June 2026 - 16:00 WIB

JUVÉ SKIN Ajak Masyarakat Mengakhiri Ketergantungan pada Produk Skincare Berisiko

14 June 2026 - 15:52 WIB

Razia dan Patroli Mobile Digelar Hingga Jumat Dini Hari, Pastikan Jakarta Barat Aman Kondusif

12 June 2026 - 14:58 WIB

Kapolri Ajak Masyarakat Nobar Piala Dunia 2026 di Jajaran Polri

12 June 2026 - 14:53 WIB

Trending di Berita