Harus Punya Stiker Sakti Ini, Pemilik Kendaraan Wajib Tahu - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 7 Sep 2023 21:40 WIB

Harus Punya Stiker Sakti Ini, Pemilik Kendaraan Wajib Tahu


 Harus Punya Stiker Sakti Ini, Pemilik Kendaraan Wajib Tahu Perbesar

Jakarta, Komunitastodays, – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ingin uji emisi kendaraan menjadi salah satu syarat perpanjangan STNK.

Nantinya, kendaraan yang lulus uji emisi akan mendapatkan sticker, sedangkan yang tidak lulus mendapat denda pencemaran.

Wacana uji emisi sebagai syarat perpanjang STNK pun mendapat beragam tanggapan, salah satunya dari pemerhati masalah transportasi dan hukum, Budiyanto.

Budiyanto, Kamis (7/9/2023) mengatakan emisi kendaraan dan persyaratan perpanjangan STNK sebetulnya sudah termuat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan aturan turunannya.

Pasal 48 ayat (3) huruf a, berbunyi:
“Persyaratan laik jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan oleh kinerja minimal kendaraan bermotor yang diukur sekurang-kurang terdiri terdiri atas emisi gas buang,”

Kemudian, untuk aturan pidananya terdapat di dalam Pasal 285 ayat 1 dan Pasal 286.

Menurut aturan tersebut, setiap kendaraan bermotor wajib memenuhi persyaratan lulus uji emisi gas buang kendaraan bermotor.

Pasal 285 Ayat (1) juncto Pasal 48 Ayat (3) Huruf a menyebutkan terdapat sanksi pidana berupa pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 bagi kendaraan bermotor yang melanggar.

Sementara itu, kendaraan roda empat yang tidak memenuhi persyaratan uji emisi gas buang akan mendapat sanksi sesuai dengan Pasal 286 juncto Pasal 48 Ayat (3), yakni berupa pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Lalu, untuk pasal yang mengatur tentang persyaratan penerbitan dan perpanjangan STNK sudah tertuang dalam UU LLAJ No 22 tahun 2009, dan Perkap nomor 7 tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi.

Jika aturan tersebut resmi diterapkan, maka syarat untuk perpanjang STNK akan bertambah.

Budiyanto pun tak lupa memberikan apresiasi atas respons dan tanggung jawab pemerintah dalam menanggulangi polusi udara khususnya di Jabodetabek.

Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tetap mengacu pada regulasi dan jangan bertabrakan dengan aturan lain yang lebih tinggi.

Untuk itu, kata Budiyanto, menyikapi rencana tersebut maka harus berdiskusi antara Kementrian Lingkungan hidup, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan pihak Kepolisian. (Lan/red)

Artikel ini telah dibaca 7,399 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

3 April 2026 - 20:06 WIB

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

2 April 2026 - 16:01 WIB

Trending di Nasional