Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Festival Jamu Gendong Nusantara di Madiun - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Kesehatan ยท 6 Sep 2023 18:42 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Festival Jamu Gendong Nusantara di Madiun


 Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Festival Jamu Gendong Nusantara di Madiun Perbesar

Jakarta, Komunitastodays, – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung terselenggaranya Festival Jamu Gendong Nusantara, pada 3-5 November 2023 di Pahlawan Street Center, Kota Madiun.

Memecahkan rekor MURI dengan menghadirkan seribu pedagang jamu gendong, serta bazaar dari berbagai pelaku UMKM Nusantara.

Diselenggarakan atas kerjasama koperasi Komindo Sejahtera dengan Pemerintah Kota Madiun dan Paguyuban Rempah Rimpang serta Dewan UKM DKI Jakarta. Dalam rangka menyemarakan Hari Pahlawan dan Hari Keuangan Nasional.

“Jamu merupakan minuman herbal kesehatan khas Indonesia, warisan leluhur yang sangat berharga dan perlu dilestarikan. Keberadaan jamu gendong, ternyata sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Bahkan kabarnya sudah ada sejak masa kerajaan Hindu-Buddha.

Keberadaannya telah memegang peranan penting dalam pemeliharaan kesehatan dan kebugaran sekaligus penyangga perekonomian masyarakat nusantara sejak ratusan tahun silam,” ujar Bamsoet usai menerima panitia Festival Jamu Gendong Nusantara, di Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Panitia yang hadir antara lain, Helena Davis, Shita, Farida, Imlahyudin, Djaka Suryadi, dan Adi Sumarna.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, pasca pandemi Covid-19, popularitas jamu diprediksi meningkat. Karena kesadaran masyarakat semakin tergerak untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

“Di tahun 2019, industri jamu dan obat tradisional mampu tumbuh di atas 6 persen. Di tahun 2020 dan selanjutnya, pertumbuhannya naik tajam. Pelaku industri jamu juga semakin menjamur. Tercatat sudah lebih dari 1.200 pelaku industri jamu, sekitar 129 diantaranya masuk kategori industri obat tradisional,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, potensi ekonomi keberlanjutan dari jamu nusantara juga sangat besar. Mengingat Indonesia memiliki lebih dari 30.000 spesies tumbuhan maupun sumber daya laut yang bisa dimanfaatkan untuk bahan olahan Jamu.

“Karenanya, pemerintah dan masyarakat perlu hadir memberikan dukungan terhadap keberadaan pedagang Jamu agar tetap eksis. Sehingga dari alam Indonesia, dikelola pelaku usaha Indonesia, agar bisa bermanfaat bagi bangsa Indonesia dan menembus pasar dunia,” pungkas Bamsoet. (*Riko)

Artikel ini telah dibaca 2,434 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sampah Menggunung & Bangunan Liar Menjamur di Pegadungan

14 April 2026 - 18:28 WIB

Ratusan Warga Ikuti Skrining Operasi Katarak Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat

4 April 2026 - 16:48 WIB

RS Visindo Gelar Operasi Katarak Gratis Secara Nasional yang Berkolaborasi Dengan Berbagai Mitra

2 February 2026 - 07:14 WIB

Gubernur DKI Jakarta Tinjau RSUD Cengkareng, Apresiasi Pelayanan dan Fasilitas Lengkap

16 October 2025 - 21:44 WIB

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Selesaikan Rekrutmen Petugas Layanan Kesehatan Warga

22 September 2025 - 15:15 WIB

HELIX 2025, Konvensi Mutu Bidang Kesehatan Hadirkan Inovasi untuk Pelayanan Lansia di Jakarta Barat

19 September 2025 - 00:29 WIB

Trending di Kesehatan