Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di dua RW Dekat Stasiun Duri, Tambora - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Metropolitan ยท 9 Jul 2023 08:34 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di dua RW Dekat Stasiun Duri, Tambora


 Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di dua RW Dekat Stasiun Duri, Tambora Perbesar

Jakarta, Komunitastodays, – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di dua RW dekat Stasiun Duri, Jalan Lontar Dalam Lima, Gang Lontar, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu. (8/7/2023 ) petang.

Berdasarkan informasi sementara, terkait penyebab kebakaran ini belum diketahui dan ada tidaknya korban akibat peristiwa tersebut.

Adapun unit damkar tiba dilokasi pada pukul 18.11 WIB. Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran serta 130 personel damkar dikerahkan guna memadamkan api.

Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Barat, Joko Susilo saat ditemui team awak media, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan kebakaran itu pada pukul 18.04 WIB.

Kemudian, Dinas Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan satu unit mobil damkar dan penambahan 26 unit.

“Pengerahan akhir 26 Unit dengan jumlah 130 Personel. Unit sudah luncur,” ucapnya.

Kendati begitu, Joko belum dapat memastikan dugaan penyebab awal kebakaran. Saat ini petugas masih berjibaku memadamkan api agar tidak terjadi perambatan.

“Ya, benar. Yang terbakar rumah tinggal warga di Duri Utara, titik kenal Stasiun Duri,” ujar dia.

Pantauan wartawan dilokasi, petugas pemadam kebakaran juga tampak kesulitan dalam proses pemadaman.

Bahkan petugas pemadam kebakaran dan warga pun bergotong-royong untuk memadamkan api.

Menurut Ketua RT 09, Helmi AR, yang rumahnya turut terbakar, menceritakan bahwa berawal pada saat menjelang maghrib terlihat kobaran api makin membesar, dan warga yang datang membawakan air dari saluran irigasi pun akhirnya tidak tertolong untuk memadamkannya, sehingga merambat kerumah-rumah dan terjadilah di dua RW dari beberapa RT yang terkena dampaknya.

“Kurang lebih 24 RT yang terkena dampaknya. Posko untuk saat ini berjumlah sekitar 6 tenda pengungsian,” kata Helmi.

Ia juga mengatakan, untuk sementara bantuan dari pemerintah belum ada, hanya dari wilayah saja Karang Taruna (Katar) memberikan aqua dan nasi box.

“Semoga api ini cepat padam ya. Supaya aktifitas kelihatan (normal sediakala). Untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada, karena kejadiannya sore jadi orang masih pada beraktifitas. Tapi untuk kerugian materi belum tau (tidak bisa dipastikan) ya,” ujar Helmi.

Perlu diketahui, sebelumnya kebakaran melanda dua RW yakni RW 05 dan RW 07 sejak pukul 18.00 WIB. Rumah yang saling berdempetan antara satu sama lainnya mengakibatkan api dengan cepat meluas dan menghanguskan sekitar 100 rumah.

Hingga kini warga yang terdampak sudah dievakuasi ke tenda pengungsian. Warga diimbau untuk menjauhi lokasi kejadian mengingat proses pendinginan masih berlangsung.(Gultom)

Artikel ini telah dibaca 1,050 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas

16 April 2026 - 16:28 WIB

Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Pramono Dorong Pemerataan dan Transformasi Jakarta Kota Global

16 April 2026 - 13:10 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 10:40 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

16 April 2026 - 10:36 WIB

Kredibilitas CKTRP Jakbar di Pertaruhkan, Izin PBG di Duga Palsu Hilang di Telan Bumi

15 April 2026 - 22:40 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 16:58 WIB

Trending di Berita