Boy Thohir: Indonesia Patut Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Luar Biasa - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Ekbis ยท 19 May 2022 08:16 WIB

Boy Thohir: Indonesia Patut Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Luar Biasa


 Boy Thohir: Indonesia Patut Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Luar Biasa Perbesar

Jakarta,Komunitastodays,- Pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin membaik pasca pandemi Covid-19. Indonesia menjadi salah satu negara terbaik di dunia dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu, Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah dan berpotensi menyejahtera penduduknya. Di dalam negeri, populasi penduduk yang besar menjadi pasar domestik yang baik.

Ketiga hal itu dikemukakan oleh pengusaha dan investor Garibaldi Thohir, M.B.A, atau yang lebih dikenal sebagai Boy Thohir kepada wartawan usai menghadiri “Fortune Indonesia Summit 2022” di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Boy Thohir memang lebih dikenal sebagai pengusaha tambang batu bara di bawah bendera PT. Adaro Energi Indonesia.

Boy lulusan University of Southern California dan Northrop University California ini sudah lama berkecimpung di dunia batu bara. Akibat perang Rusia-Ukraina, kebutuhan akan energi batu bara semakin meningkat, terutama dialami negara-negara Eropa yang kehilangan energi dari Rusia dan Ukraina.

“Sekarang terjadi kekurangan batu bara di dunia akibat perang. Negara-negara Eropa mengalami kekurangan pasokan energi dari Rusia. Mereka akhirnya mencari batu bara ke Indonesia. Pasar batu bara lalu menggembirakan, karena negara-negara membutuhkan energi sebagaimana pabrik-pabrik bisa beroperasi bila mendapat pasokan energi,” tutur pengusaha yang juga merupakan kakak kandung Menteri Erik Thohir itu.

Boy Thohir mengatakan, bisnis batu bara itu tergantung supply and demand. Bila supply terganggu seperti sekarang dialami negara-negara dunia, maka permintaan akan naik dan berdampak pada harga.

Namun begitu ada perkembangan baru di mana pandemi semakin melandai, mobilitas masyarakat jadi normal kembali, kebutuhan akan energi makin meningkat,” jelas Boy. Batu bara Indonesia sekarang dicari negara-negara lain.

Dalam refleksinya, Boy mengatakan masyarakat Indonesia patut bersyukur karena memiliki sumber daya alam yang kaya. Itulah mengapa ketika krisis melanda dunia, Indonesia masih bisa mengekspor komoditas yang dicari negara lain. Nilai ekspor Indonesia pun semakin membaik.

“Menurut saya Indonesia sangat beruntung karena ekonomi kita masih bagus. Pertama karena penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sangat baik. Kedua, ekonomi domestik kita luar biasa besar, karena populasi usia muda kita banyak. Ketiga, Indonesia mempunyai sumber daya alam yang melimpah sehingga kalau bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti sekarang, maka ekspor kita meningkat,” tutur Boy.

Boy Thohir melihat bahwa problem kita ke depan adalah masalah kenaikan BBM dan elpiji karena kita masih impor. Juga masalah pangan, misalnya gandum.

Tetapi secara keseluruhan, menurut Boy, kondisi perekonomian Indonesia masih baik dibanding negara lain. Mereka belum tentu punya komoditas dan sumber daya alam seperti Indonesia. Belum tentu ekspor mereka tinggi. Selain itu jumlah penduduk mereka tak sebanyak yang kita miliki. Dan, sistem politik kita yang demokratis sangat menguntungkan kita. Kita harus bersyukur kepada Tuhan karena diberi Rahmat yang luar biasa. *(Rika)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, 60 Ribu Kuota Pelatihan Disiapkan

25 April 2026 - 09:32 WIB

Tekankan Kepemimpinan Humanis, Wakasad: Komandan Harus Dekat dengan Prajurit

21 April 2026 - 10:07 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

17 April 2026 - 11:19 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 10:40 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

16 April 2026 - 10:36 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 16:58 WIB

Trending di Berita