Linus A.M Sijabat : APAMSI Komitmen Pada Ketahanan Energi Nasional - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Ekbis ยท 17 Mar 2022 21:11 WIB

Linus A.M Sijabat : APAMSI Komitmen Pada Ketahanan Energi Nasional


 Linus A.M Sijabat : APAMSI Komitmen Pada Ketahanan Energi Nasional Perbesar

Jakarta,Komunitastodays,-Industri panel surya dalam negeri belum begitu berkembang. Ini menjadi tantangan dalam percepatan pengembangan pembangkit listrik tenaga Surya (PLTS). Pemerintah harus mempercepat industri hulu penunjang energi terbarukan (EBT).

Ditemui di sela-sela pameran Inagreentech 2022 di Jakarta Internasional Expo 2022, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2022), Ketua Umum Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI) Linus Andor Maulana Sijabat, mengatakan, APAMSI berkomitmen terhadap terhadap pengembangan energi terbarukan dan ketahanan energi di Indonesia.

Pengembangan modul surya di Indonesia ditantang pasar yang masih kecil dan tingginya impor bahan baku. Ini ikut membatasi potensi pertumbuhan investasi domestik pada industri modul surya.

“Energi surya akan memainkan peran penting dalam transisi energi global. Kalau solar cell, di mana saja bisa. Indonesia daerah tropis. Matahari sepanjang tahun. Solar Cell sekarang jauh lebih baik, lebih efisien,” ujar Linus.

Linus mengatakan, Indonesia memiliki batu kuarsa atau silika. Dari pasir silika, lalu ke monosilikon, wafer, dan solar cell. Sayangnya, solar cell masih kita impor dari Cina. Padahal, setiap tahun, Indonesia menjual ratusan ribu ton pasir kuarsa ke Cina. Di dalam negeri tak ada pabrik. Di Cina, pasir kuarsa atau silika itu dijadikan cell dan bahan produk lain, yang juga diimpor ke Indonesia.

Menurut Linus, kalau kita olah pasir kuarsa kita maka terhadap bauran energi tak terlalu menjadi soal. “95% duit kita berputar di sini. Hanya 5% duit kita yang keluar,” ujar Linus.

Linus berharap APAMSI bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo melalui Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Asosiasi APAMSI ini memang hanya memiliki 12 anggota perusahaan, karena itu, suaranya tak begitu terdengar dibanding asosiasi lain. Walau kecil, menurut Linus, pengaruhnya besar sekali.

APAMSI menggiatkan sosialisasi tentang manfaat dan keunggulan pemakaian modul surya, baik untuk rumah tangga, dunia industri, maupun pengusaha, sehingga penetrasi pasar dari modul surya dapat meningkat.

Ketua Umum APAMSI ini juga mengingatkan pada regulasi yang tidak berbelit-belit dan menghambat. APAMSI berharap dapat dicapai target bauran energi terbarukan dan mewujudkan ketahanan energi nasional. * (Riko)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, 60 Ribu Kuota Pelatihan Disiapkan

25 April 2026 - 09:32 WIB

Tekankan Kepemimpinan Humanis, Wakasad: Komandan Harus Dekat dengan Prajurit

21 April 2026 - 10:07 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

17 April 2026 - 11:19 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 10:40 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

16 April 2026 - 10:36 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 16:58 WIB

Trending di Berita