Sambut G20, Bali Bangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Baru - Komunitas Todays

Menu

Mode Gelap
Wali Kota Jakarta Barat Hadiri Dialog Aspirasi KADIN, Dorong Sinergi Ekonomi Lintas Sektor PWI Tegaskan Negara Wajib Hadir Lindungi Wartawan, Bukan Sekadar Tanggung Jawab Moral PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia PWI Pusat Kembali ke Rumah Lama, Awali Kepengurusan Baru dengan Doa Yatim Piatu

Nasional · 26 Feb 2022 11:10 WIB

Sambut G20, Bali Bangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Baru


 Sambut G20, Bali Bangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Baru Perbesar

Jakarta, Komunitastodays,-Jelang pelaksanaan KTT G20, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan didampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, dan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien meninjau lokasi baru Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bali, pada Jumat, (25/2/2022).

“Pulau Bali ini harus bersih. Kita targetkan semua pembangunan TPST yang baru, selesai di akhir Bulan Juli 2022 dan sudah dapat beroperasi antara Bulan Agustus-November 2022”, kata Luhut saat dimintai keterangannya kemarin oleh awak media di TPST Padang Sambian.

Dikatakan Menteri Luhut, hal ini terjadi dikarenakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang beroperasi sebelumnya sebagai sarana pengolahan sampah sudah memenuhi kapasitas. Diperkirakan daya tampung TPA hanya sampai bulan Juni 2022.

Saat ini, Pemerintah kota Denpasar menyiapkan TPST dengan kapasitas total  ± 820 ton sampah perhari dengan lokasi di Desa Padang Sambian Kaja, Desa Kesiman Kertalangu, dan Tahura Ngurah Rai.
Tiga tempat pengolahan sampah berteknologi refuse-derived fuel (RDF).

“Sebenarnya pengolahan sampah ini adalah menuntaskan program lama. Pekerjaan sekarang ini jauh lebih baik terintegrasi karena bekerjasama dengan Kementerian PUPR, KLHK, Bappenas, Kemendagri, Gubernur Denpasar, Walikota Denpasar, Dinas LH Provinsi Bali dan lainnya,” jelas Menteri Luhut.

KLHK juga telah melaksanakan rapat koordinasi pengelolaan sampah di kota Denpasar. Dari hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Menteri LHK, pemerintah akan mengawal terkait perizinan penggunaan lahan TAHURA, memfasilitasi upaya peningkatan kinerja pengurangan sampah dan penguatan Bank Sampah di Kota Denpasar. Kemudian, Tim Gabungan Ditjen PSLB3 KLHK dan P3E Bali Nusra telah melakukan pemetaan dan identifikasi pelibatan Desa Adat dan Desa Dinas dalam kegiatan pengurangan sampah di sumber serta pendataan para pelaku pengurangan sampah eksisting seperti bank sampah, pengkomposan, biokonversi black soldier fly (BSF), dan TPS 3R.(*Ferry)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

1 June 2026 - 21:01 WIB

Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 17:50 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

19 April 2026 - 11:06 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

11 April 2026 - 14:48 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

11 April 2026 - 14:41 WIB

Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

7 April 2026 - 09:38 WIB

Trending di Ekbis